Breaking News:

Psikologi

Rasa Cemas Berlebihan Kepada ODP Secara Berlebihan, Psikolog Sebut Tidak Wajar

Kadang menjadi masalah pelabelan ODP pada masyarakat membawa semacam stigma bahwa ODP Juga berbahaya padahal belum tentu

Istimewa/doc. Wahyu
Dosen prodi psikologi IAIN SAS Babel, Wahyu Kurniawan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Persoalan menghadapi Covid-19 bukan saja mencegah penyebarannya, tapi juga bagaimana agar tidak memberi stigma negatif.

Khususnya kepada mereka yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) maupun orang dalam pemantauan (ODP) bahkan keluarga orang yang terpapar covid-19.

Dosen prodi psikologi IAIN SAS Babel, Wahyu Kurniawan mengatakan, ODP atau yang di kenal dengan orang dalam pemantauan merupakan suatu proses kategorisasi pada individu yang di duga membawa ciri, atau aktifitas yang dilakukan setelah pada zona-zona tertentu.

"Tak jarang dari pelabelan ODP ini memunculkan semacam gejala kecemasan pada setiap individu, terlebih biasanya ODP akan menjalankan serangkaian aktifitas sehingga bisa menjalankan aktifitas seperti biasanya," kata Wahyu Psikolog kepada Bangkapos.com, Sabtu (30/05/2020)

Menururnya, selain ini juga kadang menjadi masalah pelabelan ODP pada masyarakat membawa semacam stigma bahwa ODP Juga berbahaya padahal belum tentu.

"Tak jarang walaupun masa ODP pun telah berlalu ada semacam stigma bawa ODP di generalisirkan berlebihan, hal ini merupakan bentuk yang sangat tidak wajar," tuturnya

Dia menyebutkan, terkait hal ini tak bisa dipungkiri bahwa ODP membuat orang orang sekitar menjadi cemas dan ini adalah reaksi yang wajar, artinya orang tersebut menyadari pentingnya antispasi.

"Namun jikalau pun cemasnya berlebihan sehingga memberikan respon yang berlebih, hingga takut melewati rumah ODP, atau bahkan membatasi akses maka ini tidak wajar," sebutnya

Maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar tidak membuat orang dalam pantauan merasa tersinggung:

1. Berikan respon yang umum tanpa menunjukan reaksi berlebihan

2. Menjalankan segala aktifitas yang umum dan ikuti aturan protokol

3. Jikapun mengenal ODP tersebut tetap menjalani silahturahmi dan menjalankan protokol kesehatan covid-19

4. Memberikan dukungan serta langkah-langkah yang dijalankna pemerintah adalah demi kebaikan bersma

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved