Jumat, 10 April 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Sudah 100 Warga Manfaatkan Rapid Test Gratis Untuk Perjalanan Keluar Pulau Bangka, Ini Hasilnya

Tercatat sudah sekitar 100 orang warga Kabupaten Bangka yang memanfaatkan fasilitas rapid test.

Penulis: edwardi | Editor: nurhayati
Ist/Boy Yandra
Kegiatan pemeriksaan rapid test gratis oleh tim medis di Kabupaten Bangka 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sejak Bupati Bangka Mulkan yang juga menjabat Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka mengumumkan kebijakan memberikan rapid test gratis bagi warga Kabupaten Bangka yang akan bepergian ke luar Pulau Bangka mulai Kamis (2/7/2020) lalu hingga Minggu (5/7/2020) tercatat sudah sekitar 100 orang warga Kabupaten Bangka yang memanfaatkan fasilitas ini.

Hal ini diungkapkan Boy Yandra, Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka kepada Bangkapos.com, Minggu (05/07/2020) sore.

"Sementara ini sudah ada sekitar 100 orang yang sudah memanfaatkan kebijakan Rapid Test mandiri gratis yang diputuskan Bupati Bangka untuk membantu masyarakat yang membutuhkan ini," kata Boy Yandra.

Diakuinya dari 100 orang ini yang paling banyak didominasi oleh kalangan mahasiswa, santri dan pelajar yang sedang menuntut ilmu di luar Pulau Bangka.

"Saat ini beberapa perguruan tinggi , pesantren dan elajar sekolah di Jawa akan memulai kegiatan belajar tatap muka kembali sehingga mereka harus kembali pulang ke Pulau Jawa untuk menuntut ilmu," ungkap Boy Yandra.

Boy menjelaskan untuk mahasiswa, pelajar, santri dan lainnya syaratnya cukup menunjukkan Kartu Mahasiswa atau Kartu Pelajar dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada Kalakhar BPBD Kabupaten Bangka M Nursi, selanjutnya direkomendasikan untuk Rapid Test di RSUD Depati Bahrin Sungailiat.

"Alhamdulillah hasil rapid test 100 orang ini semuanya Non Reaktif, sehingga diberikan surat keterangan sehat dari RSUD Depati Bahrin Sungailiat," tandas Boy Yandra.

Ketua Simpul Babel Ujang Suprianto mendampingi anak-anak santri mengikuti rapid test gratis di RSUD Depati Bahrin Sungailiat
Ketua Simpul Babel Ujang Suprianto mendampingi anak-anak santri mengikuti rapid test gratis di RSUD Depati Bahrin Sungailiat (Ist/Ujang Supriyanto)

Sementara itu Ujang Suprianto, Ketua Simpul Babel sekaligus Relawan Pemantau Penanganan Penularan Covid-19 mengatakan pihaknya beberapa hari ini terus mendampingi anak-anak santri yang akan pulang kembali mondok ke Pulau Jawa.

"Rasanya senang dan haru mendampingi anak-anak santri yang akan pergi mondok kembali untuk mendapatkan pelayanan rapid test gratis di RSUD Depati Bahrin Sungailiat yang diberikan Bupati Bangka Mulkan kepada warga Kabupaten Bangka yang akan bepergian keluar Pulau Bangka," kata Ujang.

Diharapkannya semoga Kabupaten Bangka tetap selalu hijau dan kita semua senantiasa diberikan kesehatan, aamiin ya robbalalamiin.

Sebelumnya diketahui bagi masyarakat Kabupaten Bangka yang ingin melakukan perjalanan dinas ataupun perjalanan ke luar Pulau Bangka, baik menggunakan pesawat ataupun kapal laut yang mewajibkan syarat Rapid Test maka akan diberikan secara gratis mulai tanggal 2 Juli 2020 ini

Kebijakan memberikan rapid test gratis bagi warga Kabupaten Bangka ini diputuskan Bupati Bangka Mulkan, sekaligus sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka usai rapat bersama Kepala Dinkes Kabupaten Bangka, Direktur RSUD Depati Bahrin Sungailiat, Kalakhar BPBD Bangka, Kamis (02/07/2020) di rumah dinas Bupati Bangka.

"Kebijakan memberikan layanan rapid test gratis bagi masyarakat yang akan bepergian ke luar Pulau Bangka, baik ASN, mahasiswa, pelajar dan warga lainnya dengan syarat memberikan nota tugas kepada Kalakhar BPBD Kabupaten Bangka," kata Boy Yandra, Jubir Tim GTPPC Kabupaten Bangka, Kamis (02/07/2020) sore.

Dingkapkan Boy Yandra, sebelumnya kebijakan rapid test gratis ini hanya untuk pasien RS dan puskesmas, untuk OTG, ODP, PDP dan orang yang kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, untuk petugas kesehatan di RS dan puskesmas serta untuk masyarakat dalam rangka screening massal selama ini sudah diberikan gratis.

"Dengan adanya kebijakan Pak Bupati Bangka yang baru ini artinya sekarang ruang lingkup gratisnya bertambah yaitu ke peserta rapid test mandiri, mengingat kebutuhan masyarakat semakin bertambah untuk perjalanan ke luar Pulau Bangka," jelas Boy Yandra.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved