Selasa, 14 April 2026

Berita Pangkalpinang

Wakil Gubernur Babel Dorong Koperasi Lakukan Modernisasi dengan Berbasis IT

Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung Abdul Fatah, mengatakan, dalam menghadapi ujian ditengah pandemi Covid-19

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung Abdul Fatah, mengatakan, dalam menghadapi ujian ditengah pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Nasional sedang mengalami tantangan yang cukup serius.

Dari angka kemiskinan dan pengangguran meningkat, dunia usaha terutama koperasi dan UMKM mengalami dampak yang sangat berat di sisi produksi, pemasaran, dan pembiayaan.

"Karena ada sejumlah inisiatif yang sedang kita lakukan untuk penguatan dan modernisasi koperasi. Pertama, melakukan perbaikan ekosistem kemudahan usaha yang memungkinkan koperasi bisa mengakses pasar yang lebih luas, selanjutnya koperasi harus masuk ke sektor-sektor ekonomi unggulan Nasional yaitu pangan, komoditi maritim, pariwisata, dan industri pengolahan,”jelas Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, Senin (3/8/2020) di kantor Gubernur Babel.

Dia menambahkan, dalam pembiayaan yang ramah untuk UMKM dan koperasi sudah berjalan, koperasi menjadi partner pemerintah untuk menyukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Turbulensi ekonomi masa pendemi memberikan pelajaran berharga bahwa koperasi sektor keuangan atau simpan pinjam sangat rentan dan mudah terkontraksi oleh eskalasi tersebut. Perlu disiapkan sistem pengawas dan penjamin simpanan di koperasi agar bisa memberikan rasa aman bagi mereka yang menaruh simpanan atau investasi di koperasi,“lanjutnya.

Ia menambahkan, dinamika perkembangan dunia usaha ke depan menuntut gerakan koperasi untuk mampu meningkatkan daya saing di tengah pandemi Covid-19 pada era new normal.

"Ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi koperasi, terutama untuk mewujudkan kemandirian bagi gerakan koperasi di Babel, sehingga mampu menjadi koperasi berdaulat, mandiri mewujudkan kesejahteraan anggotanya, dan pembangunan daerah serta nasional secara berkelanjutan,"katanya.

Dia mengatakan, koperasi saat ini harus mengikuti perkembangan dunia usaha dan arus informasi serta iklim keterbukaan.

"Saya berharap melalui dinas terkait dapat membangun koperasi berbasis IT, penguatan kelembagaan dan pengawasan koperasi, dorong kelompok masyarakat menjadi anggota koperasi, fokus pada akses pembiayaan serta fokus pada koperasi sektor riil yang berorientasi ekspor dan padat karya,"harapnya.

Abdul Fatah mengajak semua elemen masyarakat dapat memanfaatkan lembaga koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama anggota koperasi dengan cara menumbuhkan kepercayaan kepada para anggota, keterbukaan manajemen, dan penguatan kelembagaan koperasi melalui penyuluhan dan pendampingan koperasi.

"Bahwa ada tantangan baru yang dihadapi oleh dunia perkoperasian Nasional yang tidak hanya sekadar mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan inovasi produk. Tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan visi baru ditengah perubahan sosial, ekonomi yang sangat dinamis,"ungkapnya.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved