Breaking News:

Gara-gara Cinta Segitiga, Rumah Satu Keluarga Dibakar, Tubuh Gadis Cilik Luka Bakar Parah

Motif pelaku membakar rumah berisi satu keluarga di Ciputat Timur terungkap, ternyata dipicu cinta segitiga.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Ilustrasi rumah dibakar. 

BANGKAPOS.COM, TANGSEL - Cinta segitiga jadi pemicu pembakaran rumah yang dihuni satu keluarga di Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada Selasa (5/8/2020).

Motif kasus pembakaran rumah yang mengakibatkan satu keluarga menderita luka bakar parah itu terungkap setelah pelaku yang bernama Sutanto tertangkap.

Tidak hanya rumah yang hangus terbakar, sang penghuni Herman (38), ibunya Nursiyah (62) dan anaknya Keysha (12) juga jadi korban.

Ketiganya menderita luka bakar, yang terparah Keysha, 80 persen tubuh anak itu hangus.

Bukan tanpa sengaja, ternyata kediaman Herman dibakar oleh pria yang bernama Sutanto itu.

Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika, mengungkapkan, motif dari Sutanto membakar rumah Herman karena urusan percintaan alias cinta segitiga.

Endy memaparkan, Herman memiliki istri bernama Sumarni.

Namun hubungan mereka tidak berjalan baik hingga pisah ranjang dan sudah dalam pengajuan cerai di Pengadilan Agama Tigaraksa.

Sementara, Sutanto adalah teman SMP Sumarni yang pernah cinta monyet dan kembali bertemu pada tahun 2017.

Sutanto, tersangka pembakaran rumah di bilangan Ciputat Timur, Tangsel, saat gelar rilis di Mapolsek Ciputat, Jumat (7/8/2020). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)
Sutanto, tersangka pembakaran rumah di bilangan Ciputat Timur, Tangsel, saat gelar rilis di Mapolsek Ciputat, Jumat (7/8/2020). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir) 

Sejak saat itu hubungan Herman dan Sumarni renggang, Sutanto masuk dan menjalin asmara.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved