Berita Pangkalpinang
Stres Berlebihan Bisa Sebabkan Berat Badan Menurun, Ini Penjelasan Dokter Annisa
Dokter Umum RSUD Depati Hamzah dr Annisa mengatakan stres yang berlebihan bisa menyebabkan seseorang mengalami penurunan berat badan.
Penulis: Sela Agustika |
BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Dokter Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah dr Annisa mengatakan stres yang berlebihan bisa menyebabkan seseorang mengalami penurunan berat badan.
Dia mengatakan ketika seseorang mengalami stres atau depresi maka akan berefek pada psikologis yang akan membuat orang tersebut terfokus pada masalahnya, sehingga tidak memperhatikan waktu makan atau malah mengabaikan makan.
"Gejala orang yang sedang stres atau bahkan depresi salah satunya tidak nafsu makan, tidak bisa atau mengalami gangguan tidur, emosi yang labil, tidak ada gairah, selalu merasa kelelahan, pusing dan masih banyak lagi," ungkap dr Annisa kepada bangkapos.com, Jumat (14/8/2020).
Kondisi stres yang dialami seseorang bisa mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproses dan menyerap nutrisi.
Apabila seseorang mengalami penurunan berat badan yang drastis, maka dia menyarankan untuk segera konsultasi ke dokter.
"Jika berat badan turun drastis, maka seseorang memang perlu konsultasi ke dokter, karena ditakutkan akan mengalami kekurangan gizi yang diperlukan oleh tubuh sehingga bisa menimbulkan penyakit lainnya," jelasnya.
Menurutnya, jika penurunan berat badan disebakan karena stress, maka seseorang harus segera mencari cara untuk mengatasi stress.
"Jika sudah pada tahap depresi, sesorang imi bisa dipertimbangkan untuk konsultasi ke psikolog atau dokter kejiwaan,"tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/cara-menghindari-kecemas.jpg)