Tahun Baru Islam
PANDUAN dan Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal 1 Muharram Beserta Amalannya
PANDUAN dan Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal 1 Muharram Beserta Amalannya
BANGKAPOS.COM--Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1442 H akan jatuh pada tanggal 20 Agustus 2020.
Peringatan tahun baru islam atau 1 Muharram ini diperingati seluruh umat Islam.
Untuk mengawali tahun baru ini agar Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, ada baikna sebagai umat Islam berdoa agar kehidupan ini lebih baik.
Memang secara umum, tidak ada dalil yang menganjurkan untuk berdoa di akhir tahun.
Begitu juga tidak ada pula dalil yang melarang doa di akhir tahun.
Namun untuk mengawali tahun ini ada baiknya sebagai umat Islam untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT.
Sebagian ulama memberikan contoh doa yang bisa dibaca di awal dan akhir tahun Hijriyah.
Doa akhir tahun dibaca saat akhir tahun atau 29 Dzulhijjah/Rabu siang, 19 Agustus 2020.
Sedangkan doa awal tahun dibaca saat awal bulan Muharram atau Rabu malam, 19 Agustus 2020.
Berikut ini doa awal tahun dan akhir tahun bersumber dari Sayid Utsman bin Yahya dalam kitabnya Maslakul Akhyar
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.
Artinya:
“Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Karenanya aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah pupuskan harapanku. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/1-muharram-1442-h.jpg)