Breaking News:

Amalan Bulan Safar, Benarkah Bulan Safar Bulan Datangnya Bala dan Sial?

Benarkah Bulan Safar bulan datangnya bala dan kesialan? Rasulullah SAW pernah menyatakan seluruh bulan adalah baik dan mendatangkan kebaikan.

Editor: fitriadi
Tribunkaltim.co
Amalan Bulan Safar 

Amalan Bulan Safar, Benarkah Bulan Safar Bulan Datangnya Bala dan Sial?

BANGKAPOS.COM - Bulan Safar bagi sebagian umat Islam diyakini sebagai bulan penuh bala dan sial.

Ada yang meyakini tidak boleh menggelar pernikahan, membuka usaha hingga mengadakan perjalanan jauh selama bulan Safar.

Keyakinan itu telah berlangsung sejak lama hingga sekarang.

Benarkah Bulan Safar bulan datangnya bala dan kesialan?

Rasulullah SAW pernah menyatakan seluruh bulan adalah baik dan mendatangkan kebaikan. Artinya tidak ada bulan yang penuh bala dan mendatangkan sial.

Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad Soal Rabu Terakhir Bulan Safar, Apa Hukum Sholat Tolak Bala?

Dikutip dari muslimobsession.com, bahwa dalam penanggalan Hijriyah atau kalender Islam, bulan Safar adalah bulan kedua setelah Muharram. Safar sendiri dalam bahasa Arab artinya kosong.

Mengapa disebut kosong? Sebab sudah menjadi kebiasaan orang-orang Arab jahiliyah zaman dulu, meninggalkan rumah mereka sehingga menjadi kosong. Dalam artian, hal ini menunjukkan bahwa Safar diyakini sebagai bulan yang harus diwaspadai karena banyak memiliki kesialan.

Namun, ada pula yang mengatakan jika Safar diambil dari nama penyakit seperti yang juga diyakini orang Arab jahiliyah di masa lampau, yakni penyakit safar yang ada di perut. Sehingga akan membuat seseorang menjadi sakit karena terdapat ulat besar yang sangat berbahaya.

Amalan bulan Safar
Amalan bulan Safar (Kolase Tribunkaltim.co/Urdupoint.com)

Safar juga dinyatakan sebagai jenis angin berhawa panas yang terjadi pada perut serta banyak tafsiran lainnya dari kata Safar tersebut.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved