Breaking News:

Cara Menghadapi Resesi Ekonomi, Masyarakat Disarankan Ubah Pola Konsumsi, Waspada Pengangguran

Pandemi masih belum bisa dikendalikan di Indonesia, hal tersebut akan merembet ke persoalan lain termasuk menyasar ke sektor perekonomian

Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi uang subsidi gaji karyawan 

BANGKAPOS.COM - Jumlah penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia masih sangat tinggi, yaitu mencapai 4.071 kasus hingga Selasa (22/9/2020) malam.

Artinya, pandemi masih belum bisa dikendalikan di Indonesia dan hal tersebut akan merembet ke persoalan lain, termasuk menyasar ke sektor perekonomian akan ikut terpukul.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020.

Menurutnya, di kuartal III ini perekonomian Indonesia kemungkinan akan mengalami kontraksi minus 2,9 persen hingga minus 1,1 persen.

Adapun keseluruhan pertumbuhan ekonomi akhir tahun menurutnya juga akan berada pada kisaran minus 1,7 persen hingga minus 0,6 persen.

Zodiak Besok Kamis 24 September 2020: Aries Bersifat Murah Hati, Aquarius Bertengkar

Prakiraan Cuaca 33 Kota di Indonesia Rabu 23 September 2020, Termasuk Pangkalpinang

Ditinggal Pacar saat Razia Masker, Gadis Remaja Ini Kesal Lalu Pilih Putuskan Hubungan

Aktivitas Pabrik Aqua Berhenti Sementara karena Terdampak Banjir, Pasokan Diambil dari Pabrik Lain

Dengan adanya hal tersebut, maka pertumbuhan ekonomi kuartal III dan IV menurutnya juga akan negatif.

Adanya hal tersebut maka tak menutup kemungkinan resesi ekonomi di Indonesia akan terjadi.

Melansir dari Forbes, resesi adalah kondisi di mana terjadi penurunan signifikan dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Lantas, jika resesi betul terjadi apa dampak bagi masyarakat serta apa saja yang perlu dipersiapkan?

Dampak Resesi

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved