Husnul Khatimah
Kiat Meraih Husnul Khatimah Menurut Buya Yahya, Ingat Seseorang akan Dimatikan Sesuai Kebiasaan
Dalam segala hal, baik dalam urusan keluarga, karir, keuangan, hari tua hingga meninggal.
"tapi sebetulnya apapun itu kita tidak tahu bagaimana ajal kita, akhir hidup kita, maka dari itu sibuklah untuk berbuat baik,"
Jangan sombong
kalau anda sudah meyakini bahwa bagaimana ajal menjemput nantinya, maka dia akan selalu berhati-hati.
dia tidak akan mudah menyobongkan dirinya sendiri.
keyakinanmu saat ini, imanmu saat ini tidak akan mustahil bisa berubah suatu ketika nanti, maka jangan sombong.
"kamu mengaku beriman saat ini, kuat keimananmu bukan hanya sekedar beriman dengan mulut tapi juga di hati, amalnya juga itu bukan berati tidak akan berubah karena sang penciptalah yang merubah hati hamba," terangnya
Dekatkan diri kepada sang pencipta
Menurut Buya Yahya, sang pencipta akan memberikan petunjuk kepada siapapun yang dikehendakinya jika ajalnya telah tiba.
ia juga dengan mudahnya menyesatkan hati hambanya jika sudah dikehendakinya.
Maka dari itu katanya agar selalu menjaga sikap dan prilaku dalam segala hal.
Ia juga menyarankan agar selalu berdoa dan berharap meminta pertolongan sang pencipta.
Perbedaan Khusnul Khatimah dan Husnul Khatimah
Pengasuh Pesantren Darul Hikam, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur Ustadz Faishal Zulkarnaen menjelaskan perbedaan arti dari dua ucapan atau tulisan Khusnul Khatimah dan Husnul Khatimah.
Khusnul Khatimah berarti akhir yang hina, sedangkan Husnul Khatimah berarti akhir yang baik.
"Saya menemukan banyak orang yang mempermasalahkan dan menyalahkan tulisan Khusnul Khatimah. Menurut mereka penulisan ini salah dan yang benar adalah Husnul Khatimah. Alasannya, Khusnul Khatimah bermakna akhir yang hina sedangkan Husnul Khatimah bermakna akhir yang baik," jelasnya.