Kamis, 23 April 2026

Timor Leste Jadi Negera Termiskin Setelah Pisah dari Indonesia, Mantan Presiden Malah Tuding Begini

Berdasarkan laporan United National Development Programme (UNDP), Timor Leste berada di peringkat 152 sebagai negara termiskin dari 162 negara.

Editor: Dedy Qurniawan
Kompas.com
Salah satu sudut Kota Dili, Timor Leste dengan latar belakang laut lepas dan patung Cristo Rei atau yang dalam bahasa Indonesia berarti Kristus Raja. Patung Cristo Rei merupakan salah satu tempat tujuan wisata favorit bagi wisatawan yang datang ke Dili. 

BANGKAPOS.COM - Setelah pisah dari Indonesia, saat ini, Timor Leste diketahui menjadi negara paling miskin di dunia.

Mantan Presiden Timor Leste Ramos Horta malah menuding dua bank di Indonesia menjadi penghambat pembangunan di sana.

Simak selengkapnya bagaimana kemudian tudingan itu ia sampaikan.

 Kondisi ekonomi negara Timor Leste belakangan ini tengah menjadi perbincangan.

Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Timor Leste paling lambat dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya.

Berdasarkan laporan United National Development Programme (UNDP), Timor Leste berada di peringkat 152 sebagai negara termiskin dari 162 negara.

Di tengah ekonomi yang memprihatinkan, Timor Leste menghadapi 'bunga mematikan' dari bank-bank asing yang beroperasi di negara tersebut.

Salah satunya adalah Bank Mandiri dan BRI, lainnya yakni BNU/CGS, dan ANZ Bank.

Selain memberikan pinjaman dengan bunga mematikan, bank-bank tersebut disebut memberikan pinjaman paling sedikit.

Hal tersebut membuat Mantan Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, murka.

Menurutnya, bunga itu adalah pembunuh sektor swasta Timor Leste dan menjadi hambatan nyata bagi pembangunan dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Ia mengungkapkan 'kemarahannya' melalui opini yang ditulisnya di laman The Oekusi Post pada 11 September 2020.

Horta mengungkap keheranannya tentang Pemerintah dan Bank Sentral yang bungkam terhadap 'bunga kejam' yang dibebankan cabang bank asing di Timor Leste.

Juga mengapa BCTL (Bank Sentral Timor Leste) dan banyak lembaga publik lainnya memilih bank-bank tersebut untuk simpanan dolar negara.

Ia mengungkap bahwa pada tahun 2019, cabang bank lokal dari bank asing tersebut mengambil simpanan $ 1 miliar.

Sumber: GridHot.id
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved