Ada 5 Versi Dalang dan Otak di Balik Peristiwa G30S/PKI, Benarkah Ada Keterlibatan Intelijen Asing

Ada 5 Versi Dalang dan Otak di Balik Peristiwa G30S/PKI, Benarkah Ada Keterlibatan Intelijen Asing

Editor: Teddy Malaka
tribun jabar
Mao Zedong (paling kanan) bersama Ketum PKI DN Aidit 

BANGKAPOS.COM - Siapa Otak di Balik Peristiwa G30S/PKI? Sejauh ini ada lima versi dalang peristiwa 30 September 1965 itu.

Hingga sekarang, masih banyak yang bertanya-tanya, siapa sesungguhnya dalang gerakan 30 September 1965 atau G30S/PKI?

Tragedi berdarah peristiwa 30 September 1965 atau disingkat G30S/PKI itu menyisakan misteri yang selalu menarik dibicarakan hingga saat ini. 

Dalam tragedi kelam tersebut, ada 10 nama yang menjadi korban termasuk 6 jenderal TNI dan seorang perwira muda.

Dilansir dari Tribun Jabar dalam artikel 'Mengulas Sejarah Korban Kebiadaban G30S/PKI, Inilah Sosok 10 Pahlawan Revolusi',  berikut 6 jenderal TNI dan seorang perwira muda korban pemberontakan PKI atau G30S/PKI.

 1. Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani

7 Jendral yang dibunuh
7 Jendral yang dibunuh ()

Beliau merupakan komandan TNI AD yang lahir pada tahun 19 Juni 1922 di Purworejo.

Ia menjadi sasaran PKI lantaran sangat menentang keberadaan faham komunis di tanah air.

Jenderal TNI Ahmad Yani sempat berdebat sengit saat rumahnya dikepung tentara antek PKI.

Namun, perdebatan itu justru membuat sang jenderal bersimbah darah karena ditembak oleh para tentara tersebut

Jasadnya pun dibawa dan dikubur di Lubang Buaya

2. Letnan Jenderal Anumerta Suprapto

Letnan Jenderal Anumerta Suprapto adalah salah satu pahlawan nasional yang lahir di Purwokerto, 20 Juni 1920.

Belia juga diculik dari rumahnya dan dibantai di Lubang Buaya.

Sebelum akhirnya tewas di tangan PKI, beliau pernah meredam beberapa pemberontakan PKI di berbagai wilayah seperti Semarang dan Medan.

3. Letnan Jenderal Haryono

Letnan Jenderal TNI Anumerta atau Mas Tirtodarmo Haryono (MT Haryono) lahir di Surabaya, 20 Januari 1924.

Letjend yang mengerti 3 bahasa asing ini juga diculik pada saat hari kejadian.

Halaman
1234
Sumber: pos-kupang.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved