Breaking News:

Horizzon

Selamat Jalan Pak Bupati!

Saya dan kita semua menjadi saksi bahwa Ibnu Saleh adalah orang baik. Ibnu mungkin bukan orang yang mudah berbasa-basi

Penulis: ibnu Taufik juwariyanto
Editor: suhendri
Selamat Jalan Pak Bupati!
Bangka Pos
IBNU TAUFIK Jr/Pimred BANGKA POS GROUP

SEJAK mengetahui Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh dirawat di rumah sakit dan terkonfirmasi positif terpapar Covid-19, ingin sekali rasanya membuat sebuah tulisan untuk menyemangati beliau. Terhitung lebih dari tiga kali tulisan untuk Ibnu Saleh ini tak pernah selesai.

Selain karena aktivitas yang relatif padat, saya seperti kehabisan pilihan kata untuk melanjutkannya. Dari beberapa kali percobaan, saya selalu ingin mengatakan `Pak Bupati Harus Sembuh' sebagai tema dari tulisan yang tak pernah tuntas tersebut.

Sebagaimana saat Mikron Antariksa terkonfirmasi positif, saya juga menulis untuk menyemangati beliau. Pun saat putri Erzaldi Rosman terkonfirmasi positif, saya juga menulis untuk memberikan semangat.

Bentuk dukungan tersebut bukan karena mereka adalah pejabat publik, saya ingin memberikan dukungan kepada siapa saja. Esensinya kita memang harus memberikan dukungan kepada mereka yang tengah berjuang melawan Covid-19. Namun, terus terang, saya masih heran kenapa saya tak pernah bisa menuntaskan tulisan penyemangat untuk seorang Ibnu Saleh.

Pertanyaan itu semua terjawab pada Minggu (4/10/2020) usai salat Subuh. Saat membuka sejumlah pesan di aplikasi WhatsApp, satu pesan panjang datang dari dokter Army, Direktur RSUD Dr HC Ir Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang mengabarkan bahwa Ibnu Saleh berpulang pada Minggu dini hari pukul 03.17 WIB. Dalam pesan tersebut teriring doa agar Ibnu Saleh diberi tempat terbaik di sisi-Nya.

Saya tak pernah menjawab pesan berantai yang dikirimkan dokter Army pagi itu. Sebagai jurnalis, saya langsung mengambil laptop dan mengabarkan pesan duka ini kepada publik Bangka Belitung, utamanya Bangka Tengah.

Genap delapan hari Ibnu Saleh berjibaku melawan sakit di ICCU RSBT, Pangkalpinang. Kondisinya makin sulit karena statusnya terpapar Covid-19 membuat Ibnu Saleh tak boleh dijenguk oleh siapa pun, termasuk keluarganya. Ibnu Saleh berjuang sendiri dan akhirnya harus pasrah pada takdir.

Ibnu Saleh menghembuskan napas terakhir pada Minggu (4/10/2020) pukul 03.17 WIB. Ia tak sempat merayakan ulang tahunnya yang ke-59 empat hari mendatang. Ibnu Saleh lahir pada 8 Oktober 1961. Ibnu Saleh sudah menjemput takdirnya, kita semua hanya bisa berharap Bupati Bangka Tengah tersebut meningal sebagai syuhada, meninggal di jalan Allah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Saya dan kita semua menjadi saksi bahwa Ibnu Saleh adalah orang baik. Ibnu mungkin bukan orang yang mudah berbasa-basi. Ibnu Saleh bahkan lebih identik dengan karakter keras dan temperamental.

Ibnu Saleh adalah orang yang tak pernah bisa basa-basi. Mungkin ia tak pernah berpikir bahwa yang dikatakan dengan kejujurannya menyakitkan orang lain. Namun, ia tak pernah mau memberikan janji manis untuk membuat orang lain senang.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved