Selasa, 5 Mei 2026

Penanganan Covid 19

MUI Terapkan Protokol Kesehatan Saat Rapat Materi Fatwa untuk Munas X

Pengurus MUI menggelar rapat pertama secara fisik dengan mengutamakan protokol kesehatan sejak pandemi Covid-19.

Tayang:
Editor: fitriadi
Dok. BNPB
Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Dr. H.M Asrorun Ni'am saat konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat menggelar rapat untuk membahas fatwa yang akan dibahas dalam Munas X MUI.

Dalam kegiatan Munas tersebut, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh dipercaya sebagai Ketua Tim Materi Fatwa Munas X 2020.

"Sesuai hasil rapat Dewan Pimpinan, Munas MUI akan diselenggarakan tanggal 25-28 November 2020. Dan hari ini dilaksanakan rapat Tim untuk merumuskan materi fatwa Munas tersebut," ujar Niam usai memimpin rapat Tim Materi Fatwa Munas di kantor MUI Jakarta, Senin (5/10/2020).

Hindari 5 Kesalahan Cara Pakai Masker Supaya Efektif Cegah Covid-19

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Minta Perlindungan Untuk Tenaga Medis Penanganan Covid-19

Rekomendasi dr Debryna Soal Covid-19: Mau Percaya Atau Tidak, Tetap Pakai Masker dan Jaga Jarak

Rencananya Munas X MUI akan dilaksanakan pada 25 - 28 November 2020.

Salah satu yang dibahas dalam Munas adalah fatwa-fatwa kegamaan.

Rapat ini membahas inventarisasi masalah yang akan didalami dan diputuskan dalam Munas MUI ke depan.

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional
Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh. (Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh. (Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional) 

Pengurus MUI menggelar rapat secara fisik dengan mengutamakan protokol kesehatan.

Ini adalah rapat dengan pertemuan fisik pertama sejak pandemi Covid-19.

"Hari ini tim rapat secara fisik dengan protokol kesehatan, dengan agenda inventarisasi masalah aktual dan strategis untuk dijadikan materi fatwa Munas," ucap Asrorun.

Dari hasil rapat, menurut Niam, ada beberapa masalah strategis yang masuk dalam list akan dibahas dan difatwakan, di antaranya masalah perencanaan keberangkatan haji sejak belia, human diploid cell, ideologi komunisme, penyelenggaraan pemilu langsung, dan masalah tentang vaksin serta langkah penanganan Covid-19.

Hadir dalam rapat tim antara lain Ketua MUI Prof Dr. Huzaimah Tahido Yanggo, Ketua Komisi Fatwa MUI Prof Dr Hasanudin AF, Ketua Tim Materi Fatwa Munas Dr Asrorun Niam Sholeh, Wakil Ketua Komisi Fatwa Prof Dr Amin Suma, Dr Hasanudin, Wakil Sekjen MUI Shalahudin al-Aiyub beserta seluruh Tim Materi Fatwa.

Pentingnya Iman, Aman dan Imun dalam Menghadapi Pandemi Covid-19

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengingatkan pentingnya imanm aman dan imun dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Doni menjelaskan, iman dalam konteks pandemi Covid-19 adalah menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing, memohon dan berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa.

"Bagaimana kita harus patuh, pada ibu, pada ibu pada ibu, dan surga berada di bawah telapak kaki ibu, dan ketika seorang ibu menyampaikan pesan pada anaknya maka kita harus patuh," kata Doni dalam acara Kick Off Sosialisasi Strategi Perubahan Perilaku Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 bersama BKKBN, Jumat, (2/10/2020).

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (14/4/2020)
Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (14/4/2020) (kompas.com)
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved