Breaking News:

ARLOJI Kuno Diburu? Perhatikan Hal-hal Penting Ini Jika Ingin Koleksi Arloji Kuno

Arloji menjadi salah satu benda koleksi yang populer. Ada banyak kolektor yang ikhlas melepas setumpuk rupiah demi mengantongi sebuah arloji langka

Editor: Edi Yusmanto
Motorola
ilustrasi foto (foto ini tidak ada kaitannya dengan berita di bawah) 

BANGKAPOS.COM - Arloji menjadi salah satu benda koleksi yang populer. Ada banyak kolektor yang ikhlas melepas setumpuk rupiah demi mengantongi sebuah arloji langka atau tua. 

Bagi pencinta arloji kuno, jarum dan mesin tak sekadar benda renik yang menggerakkan jam tangan. Lebih dari itu, penanda sejarah yang bergerak dalam hening.

Berikut ini, beberapa yang perlu kita ketahui bila hendak memulai menjadi kolektor arloji kuno. Diolah dari beberapa sumber.

Arloji asli

Arloji kuno dibagi atas dua jenis, asli dan tiruan. Arloji kuno yang asli bisa berumur sampai ratusan tahun. Arloji ini diburu tidak hanya karena kelangkaan dan nilai historisnya, tetapi juga karena bisa menjadi alat investasi.

Koleksi jam tangan kuno bisa dijual kembali dengan harga yang amat tinggi. Terlebih jika arloji tersebut memeram romantika saat pembuatannya.

Semisal, dibuat sebelum Perang Dunia II dan pernah dipakai oleh seorang prajurit yang ikut dalam penaklukan tentara Jerman di Normandia.

Arloji tiruan

Adapun jenis arloji kuno tiruan bukan dalam artian jam tangan palsu. Ini lebih menjelaskan arloji yang dibuat menyerupai jam tangan kuno, tetapi dengan mesin penggerak modern.

Model ini juga digemari para kolektor jam tangan sebab harganya jauh lebih murah, tapi atmosfer antiknya tetap terasa. Jenis kedua ini tentu tak menyimpan nilai sejarah, tetapi kondisinya lebih prima dibanding arloji kuno yang asli.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved