Selasa, 5 Mei 2026

Pesan Habib Umar bin Hafidz Peringatan Maulid Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam

Maulid Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tahun ini jatuh pada hari Kamis, 29 Oktober 2020.

Tayang:
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
tangkapan layar instagram
Habib Umar bin Hafidz 

akhirnya saya hanya mengucapkan assalamualaikum alhamdulillah salawat cerita sedikit saya pun turun

komen oleh sahabt-sahabat betapa tawadhunya ustadz abdul somad tidak mau dia ceramah di depan habib

dalam hati saya bukan tawadhu mas bro, dak bisa dia membedakan mana orang tawadhu mana orang pucat

Sosok Habib Umar Bin Hafidz

Dilansir dari Wikipedia, Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz dilahirkan pada hari Senin, 27 Mei 1963 M (Kalender Hijriyah : 4 Muharram 1383), adalah seorang ulama dunia era modern.

Al Habib Umar kini tinggal di Tarim, Yaman di mana dia mengawasi perkembangan di Dar al Musthafa dan berbagai sekolah lain yang telah dibangun di bawah manajemennya.

Dia masih memegang peran aktif dalam dakwah agama Islam, sedemikian aktifnya sehingga dia meluangkan hampir sepanjang tahunnya mengunjungi berbagai negara di seluruh dunia demi melakukan kegiatan-kegiatan mulianya itu

Dia terlahir di Tarim, Hadramaut, salah satu kota tertua di Yaman yang menjadi sangat terkenal di seluruh dunia dengan berlimpahnya para ilmuwan dan para alim-ulama yang dihasilkan kota ini selama berabad-abad.

Dia dibesarkan di dalam keluarga yang memiliki tradisi keilmuan Islam dan kejujuran moral dengan ayahnya yang adalah seorang pejuang martir yang terkenal, Sang Intelektual, Sang Da’i Besar, Muhammad bin Salim bin Hafiz bin Shaikh Abu Bakr bin Salim.

Ayahnya adalah salah seorang ulama intelektual Islam yang mengabdikan hidupnya demi penyebaran agama Islam dan pengajaran Hukum Suci serta aturan-aturan mulia dalam Islam.

Demikian pula kedua kakek dia, al-Habib Salim bin Hafiz dan al-Habib Hafiz bin Abd-Allah yang merupakan para intelektual Islam yang sangat dihormati kaum ulama dan intelektual Muslim pada masanya.

Awal kedatangan Habib Umar ke Indonesia adalah pada tahun 1994[5]. Dia diutus oleh Al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf yang berada di Jeddah untuk mengingatkan dan menggugah ghirah (semangat atau rasa kepedulian) para Alawiyyin Indonesia, disebabkan sebelumnya ada keluhan dari Habib Anis bin Alwi al-Habsyi seorang ulama dan tokoh asal Kota Solo/ Kota Surakarta, Jawa Tengah tentang keadaan para Alawiyyin di Indonesia yang mulai jauh dan lupa akan nilai-nilai ajaran para leluhurnya.

Dakwahnya juga sangat dirasakan kesejukannya dan disambut dengan hangat oleh umat Islam di Indonesia. 

Masyarakat menyambutnya dengan sangat antusias dan hangat, mengingat bahwa kakeknya yang kedua, Al-Habib Hafidz bin Abdullah bin Syekh Abubakar bin Salim, berasal dari Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia.

Dakwahnya yang sangat indah dan sejuk itu yang bersumber dan sang kakek Nabi Muhammad saw, sangatlah diterima oleh berbagai kalangan, baik pemerintah maupun rakyat, kaya ataupun miskin, tua ataupun muda.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved