Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Kriminalitas

Regi Cabut Pisau Menancap di Dadanya,  Adegan Ini Diperagakan Polisi

Menggunakan baju tahanan berwarna orange, dalam kondisi kedua tangan terborgol, Ahmad Gazali alias Acil (19) mengperagakan tindak penganiayaan

Tayang:
Penulis: Yuranda |
bangkapos.com /yuranda
Rekonstruksi kasus tewasnya Regi. Adegan diperagakan oleh Tersangka Ahmad Gazali alias Acil (19), di Halaman Belakang Polres Pangkalpinang, Selasa (20/10/2020)   

"Taruh saja bakso disini, tidak apa-apa," kata Acil bicara sama Angit. Sedangkan bakso tersebut masih di pegang oleh Haris.

Selanjutnya, Acil memanggil Angit, Ia juga mengatakan tidak apa-apa kalau baksonya dimakan. Angit pun tidak mempermasalahkan hal itu, dan mempersilahkan Acil memakan bakso itu.

lalu Haris hanya diam saja dan tidak mengubris perkataan Acil. Kemudian Haris berkata kepada Fatur, merasa tidak senang dengan Acil.

Acil mendengar perkataan Haris saat bicara dengan Fatur. Lalu Acil langsung menghampiri Haris. lalu Acil langsung meninju kepala Haris dengan menggunakan tangan kanannya. 

Sebanyak satu kali, sehingga semangkuk bakso yang dipegang oleh Haris terjatuh. Sementara itu, Fatur datang untuk melerai Acil dan Haris yang sedang berkelahi, sementara mereka berdua tidak menghiraukan Fatur.

Lalu Fatur pergi meninggalkan mereka berdua (Acil dan Haris). Namun, pada saat Regi, Heldy dan David sedang ngobrol. Mereka melihat ada dua orang yang berkelahi di parkiran.

Sementara itu, Regi langsung menghampiri perkelahi tersebut yang mana pada saat itu sudah banyak orang berkerumun. Sedangkan Heldy dan David masih duduk di parkiran.

Saat perkelahian dan cekcokan itu, Haris melihat Acil mengeluarkan sebilah pisau. yang diselipkan di pinggang kanannya.

Selanjutnya, Acil langsung menikam pisau tersebut ke arah bagian dada Haris, dengan menggunakan tangan kanan sebanyak dua kali. Namun pada saat itu dihalangi Regi, sehingga mengenai tangan sebelah kanan Regi.

Pada saat Acil melihat, pisau yang digunakan untuk menikam Haris, mengenai Regi, sehingga Ia sempat mundur. 

Namun Acil kembali menikam ke arah Haris, tetapi mengenai Regi, tepat di dada sebelah kiri, sebanyak satu kali. Sehingga, Regi jatuh terduduk.

Lalu Acil kabur untuk bersembunyi sambil membuang gagang pisau yang digunakannya, untuk menusuk Regi, sedangkan pisau yang masih tertancap di dada Regi.

Regi yang masih sadar lalu, mencabut pisau yang tertancap di dadanya itu dan membuang piasu tersebut.

Sementara Fatur melihat ke arah belakang, sudah banyak orang yang melihat Regi, lalu Fatur dan Haris langsung mendekat. Saat itu Fatur yang melihat Regi, menunduk dan memegang dadanya, yang bersimbah darah.

Lalu Regi, berjalan ke arah torotoar dengan memegang dada yang sudah bersimbah darah itu. Sementara Haris mencari pertolongan untuk membawa ke Rumah Sakit.

Mendengar keramaian tersebut, Heldy dan David langsung membawa Regi, ke Rumah Sakit Umum Depati Hamzah dengan berboncengan tiga.

Setelah sampai dirumah sakit Heldy melihat, Regi mengalami luka tusukan pada bagian dada dan lengan sebelah kanan dan pada jam 04.00 Wib, dokter menjelaskan bahwa Regi meninggal dunia.(Bangkapos.com /Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved