Rabu, 15 April 2026

Penanganan Covid 19

Jokowi Minta Harga Vaksin Covid-19 Tidak Membebani Masyarakat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar harga vaksin corona tidak memberatkan masyarakat.

Editor: fitriadi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Pengguna jalan melintasi baliho dengan foto Presiden RI Joko Widodo mengajak warga Bandung untuk mengenakan masker, yang terpasang di Jalan Cibaduyut Raya, Kota Bandung, Minggu (11/10/2020). Kampanye Presiden Jokowi ini bertujuan agar warga patuh dengan protokol kesehatan di saat pandemi Covid-19. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Vaksin Covid-19 segera tersedia untuk pencegahan virus corona di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar harga vaksin corona tidak memberatkan masyarakat.

Distribusi vaksin Covid-19 rencananya akan memakai dua pendekatan.

Selain pemberian vaksin cuma-cuma alias gratis kepada kelompok masyarakat tertentu, juga ada vaksin yang harus dibeli oleh masyarakat.

Untuk vaksin gratis kata Jokowi tak ada ada masalah. Sementara untuk vaksin corona berbayar atau mandiri, ia meminta biayanya dihitung secara cermat sehingga terjangkau bagi masyarakat.

"Karena ini (vaksin corona) ada yang gratis, ada yang mandiri atau bayar sendiri. Ini pengenaan biaya vaksinasi secara mandiri harus betul-betul dikalkulasi dan dihitung secara cermat," jelas Jokowi. Saya minta harganya bisa terjangkau," tegas Jokowi saat memimpin ratas terkait vaksinasi corona secara virtual, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Bisa Deteksi Corona Melalui Napas, GeNose Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan UGM Cuma Rp 400

Baca juga: Bukan Vaksin Covid-19, Inilah Protokol Kesehatan Vaksin Terampuh Saat Ini

Baca juga: Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 695,2 triliun Untuk Tangani Covid-19

Sebelumnya, Jokowi menyatakan vaksin gratis akan menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan.

Kemudian, vaksin berbayar akan berada di bawah komando Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Jokowi meminta masalah aturan biaya dan harga vaksin corona mandiri langsung disiapkan sejak sekarang. Sehingga tidak menimbulkan polemik.

"Disiapkan aturannya sejak awal,” terangnya.

Jokowi tak menjelaskan lebih lanjut berapa harga ideal untuk satu dosis vaksin virus corona. Hal yang penting katanya, semua dikomunikasikan ke publik secara gamblang.

"Proses vaksinasi ini akan berjalan dan dilakukan bertahap. Hal ini perlu dijelaskan secara jelas dan gamblang ke masyarakat," ujar Jokowi.

Termasuk kata dia, menjelaskan kepada masyarakat proses vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan secara bertahap.

”Jelaskan siapa saja kelompok masyarakat mana yang mendapat prioritas vaksin lebih awal, kenapa mereka dulu, itu harus dijelaskan. Mengapa mereka dapat prioritas,” kata Jokowi.

Di sinilah menurut Jokowi pentingnya memperhatikan masalah komunikasi publik.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved