Berita Pangkalpinang
Saat Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Bentuk Perayaan yang Dianjurkan
Tanggal 12 Rabiul Awal merupakan hari istimewa bagi Umat Muslim di berbagai penjuru dunia
Penulis: Sela Agustika |
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Tanggal 12 Rabiul Awal merupakan hari istimewa bagi Umat Muslim di berbagai penjuru dunia. Momen ini diperingati sebagai Hari Lahirnya Nabi Muhammad SAW yang tahun ini jatuh pada Hari Kamis, 29 Oktober 2020.
Pada momen tersebut Umat Muslim senantiasa merayakan serangkaian acara, harapannya agar bisa menumbuhkan rasa cinta pada Rasulullah SAW.
Penceramah, Ustaz Yuda Abdurahman mengatakan, Perayaan Maulid Nabi adalah bentuk perayaan yang bagus karena pada momen tersebut semua muslim yang merayakan senantiasa bergembira terhadap nikmat Allah serta semantiasa menampakkan rasa syukur terhadap nikmat Allah perkara yang di anjurkan.
Sebagaimana Firman Allah :
فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِى وَلَا تَكْفُرُونِ
Artinya: Karena itu, ingatlah kamu kepada-KU niscaya AKU ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada KU, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat) KU.
Dikatakan Ustaz Yuda, Negara Republik Indonesia bisa merdeka dan lahir atas jasa para ulamah yang terus menggelorakan semangat jihat dan menentang penjajah dari bangsa-bangsa asing.
"Tidak muncul ulama kecuali setelah datang Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan mereka untuk mempelajari dan memperjuangkan Indonesia," kata Ustaz Yuda.
Dia menyebutkan dalam memperingati Maulid Nabi, bisa dilakukan melalui berbagai cara sebagai bentuk rasa syukur.
Adapun beberapa bentuk perayaan Maulid Nabi yang disunnahkan ataupun dianjurkan :
1. Pembacaan sejarah singkat Nabi
2. Ceramah agama
3. Silaturahim
4. Saling memberi makanan atau biasa dikenal dengan adat nganggung. (Bangkapos.com/Sela Agustika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/maulid-nabi-muhammad-saw-okeee.jpg)