Breaking News:

Berita WIKI

Fantastis, Sebatang Alpukat Diborong Rp8 Juta, Begini Khasiat Buahnya

Sebatang pohon alpukat berukuran besar tumbuh di pekarangan Rumah Lingga Pranata (37) di Sungailiat Bangka.

Fantastis, Sebatang Alpukat Diborong Rp8 Juta, Begini Khasiat Buahnya - alpukat-super.jpg
istimewa
pokat
Fantastis, Sebatang Alpukat Diborong Rp8 Juta, Begini Khasiat Buahnya - pokat-mentega-banget.jpg
istimewa
asa
Fantastis, Sebatang Alpukat Diborong Rp8 Juta, Begini Khasiat Buahnya - gendul-fly3.jpg
istimewa
pokat 3

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sebatang pohon alpukat berukuran besar tumbuh di pekarangan Rumah Lingga Pranata (37) di Sungailiat Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel). Pohon alpukat ini diperkirakan sudah berusia belasan tahun, selalu berbuah besar dan lebat.

Rasa daging buahnya luar biasa, lemak mentega warna kuning. Sedangkan daging buah, tebal dan berbiji kecil. 
Tak heran jika setiap musim panen, pedagang pengumpul (Pengepul) buah selalu rebutan ingin membeli buah alpukat milik Lingga Pranata.

Soal harga, luar biasa. Buah pada satu pohon ini saja (sebatang -red), pedagang berani borong Rp7 Juta hingga Rp8 Juta. Tapi sayang, Lingga pemilik pohon tak selalu mau menjual hasil panennya karena ia terkadang lebih memilih untuk konsumsi sendiri atau dibagi-bagikan ke relasi, seperti teman dan keluarga atau tetangga.

"Saat saya beli rumah ini Tahun 2009 lalu, di halaman rumah memang sudah ada pohon alpukat. Buahnya besar dan berat, rasanya memang sangat enak. Maka saat musim buah tiba, banyak pedagang  yang mau beli buahnya perpohon diborong tujuh sampai delapan juta rupiah," kata Lingga Pranata, pemilik pohon alpukat yang juga berprofesi sebagai Camat Riausilip Bangka itu berbagi kisah soal sebatang alpukat yang tumbuh di halaman rumahnya di Sungailiat Bangka, Rabu (4/11/2020).

Tentu saja kualitas alpukat milik Lingga Pranata tak hanya jadi incaran pedagang pengumpul buah, namun juga pelaku pembibitan alpukat di daerah ini. Seperti diutarakan Muhammad Risandi alias Gendul (29). Gendul yang merupakan pengelolah Pembibitan JOPU di Desa Pemali, Kecamatan Pemali Bangka bersama dua rekan seprofesi,  Jonet dan Pulungan langsung datang ke rumah Lingga Pranata untuk membuktikan kabar alpukat super, lokal khas Bangka milik Lingga Pranata.

"Setelah kami lihat bentuk buah, tekstur daging buah dan jumlah buah di pohon alpukat milik Lingga, kami langsung tertarik. Apalagi setelah kami mencicipi rasa daging buahnya, sungguh luar biasa," kata Gendul kepada Bangkapos.com, Rabu (4/11/2020).

Alpukat milik Lingga Pranata kata Gendul mempunyai ciri khas tersendiri, rasa daging buah yang begitu bersensasi. "Daging buahnya terasa "lemak" luar biasa. Dagingnya tebal, padat, kenyal, tidak berair dan daging buahnya bewarna kuning bersih," kata Gendul yang mengaku langsung tertarik pada rasa buah alpukat lokal super satu ini.

Tak heran lanjut Gendul, jika hasil panen sebatang pohon alpukat milik Lingga Pranata selalu ditunggu-tunggu sejumlah pecinta buah. "Bahkan para pencoba buah alpukat ini sebelumnya, termasuk teman-teman yang ada di Jogja dan Bandung ketagihan, selalu minta kirim buah alpukat hasil panen Lingga," tambahnya.

Menurut Gendul, beragam rasa buah alpukat lokal yang sudah ia coba, namun rasa daging buah alpukat milik Lingga Pranata sangat luar biasa. "Pohon alpukat Lingga ini setiap tahun selalu panen produktif di angka 300 - 400 kg, perenam bulan sekali panen. Tak heran kalau banyak pedagang buah rebutan ingin borong hasil panen alpukat Lingga, sampai ada yang tawar borong tujuh juta sampai delapan juta rupiah perpohonnya karena memang kualitasnya super, berukuran besar dan berbuah lebat," kata ayah beranak satu ini memuji kualitas buah alpukat milik Lingga Pranata.

Sayangnya kata Gendul, hanya satu pohon alpukat super seperti ini tumbuh di rumah Lingga Pranata. Karena itu pula Gendul, Jonet dan Pulungan yang tergabung dalam tiga serangkai Pengelolah Pembibitan JOPU di Desa Pemali, sejak beberapa bulan lalu minta ijin pada Lingga pemilik pohon induk untuk mengembangkan alpukat itu di pembibitannya.

Halaman
1234
Penulis: Fery Laskari
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved