Senin, 11 Mei 2026

Syarat Masuk Islam dan Tatacara Menjadi Mualaf

Sebagaimana yang dipahami umat muslim di dunia, Islam adalah agama yang rahmatan lil’alamiin, yang artinya agama Islam adalah rahmat bagi seluruh alam

Tayang:
Editor: Evan Saputra
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Syarat Masuk Islam dan Tatacara Menjadi Mualaf

BANGKAPOS.COM - Sebagaimana yang dipahami umat muslim di dunia, Islam adalah agama yang rahmatan lil’alamiin, yang artinya agama Islam adalah rahmat bagi seluruh alam.

Untuk masyarakat Indonesia beragama Islam bukanlah hal yang aneh karena mayoritas agama negara Indonesia adalah Islam.

Namun tidak semua masyarakat Indonesia beragama islam dari lahir.

Dalam Qs. Ali imran ayat 85 Allah swt berfirman:

وَمَنْ يَّبْتَغِ غَيْرَ الْاِسْلَامِ دِيْنًا فَلَنْ يُّقْبَلَ مِنْهُۚ وَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ

wa may yabtagi gairal-islāmi dīnan fa lay yuqbala min-h, wa huwa fil-ākhirati minal-khāsirīn

Terjemahannya: Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi.

Orang-orang yang masuk Islam oleh Allah swt dikatakan sebagai orang yang beruntung.

Di artikel ini, Tribunpekanbaru.com akan menjelaskan tentang tatacara menjadi mualaf dan syarat-syarat masuk Islam .

Untuk tatacara masuk islamnya sendiri, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Kitab Al-Ghunyah menjelaskan:

أولا أن يتلفظ بالشهادتين: لا إله إلاالله، محمد رسول الله ويتبرأ من كل دين غير دين الإسلام، ويعتقد بقلبه وحدانية الله تعالى….ثم يجب عليه الغسل للإسلام لما روى أن النبي صلى الله عليه وسلم أمر ثمامة بن أثال وقيس بن عاصم لما أسلما بالغسل…ثم تجب عليه الصلاة لأن الإيمان قول وعمل، لأن القول دعوى والعمل هو البينة، والقول صورة والعمل روحها

“Pertama, melafalkan dua kalimat syahadat, la ilaha illallah muhammad rasulullah/tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah. Berlepas diri dari agama selain Islam. Meyakini dalam hatinya keesaan Allah SWT. Kemudian diwajibkan mandi sebagaimana Rasulullah memerintahkan mandi Tsumamah bin Utsal dan Qis bin ‘Ashim ketika masuk Islam. Kemudian diwajibkan shalat karena iman mesti berbarengan antara perkataan dan perbuatan, sebab perkataan ibarat klaim dan amal sebagai bukti. Perkataan merupakan bentuk formal, sementara amalan substansi atau ruhnya.”

Jika diuraikan maka Tata Cara Masuk Islam menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Kitab Al-Ghunyah adalah sebagai berikut:

1. Membaca dua kalimat syahadat

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved