Senin, 11 Mei 2026

Bertita Pangkalpinang

Bantu Operasi Tempurung Kepala Fikri, GPS Harap Ada Donatur Peduli

Gerakan Peduli Sosial (GPS) bantu Muhammad Fikri (14) jalankan operasi di bagian tempurung kepala akibat kecelakaan yang dialaminya satu tahun lalu,

Tayang:
Penulis: Sela Agustika |
istimewa
Gerakan Peduli Sosial (GPS) saat menjenguk sekaligus memberikan vitamin kepada Fikri di RSUD Provinsi Babel 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Gerakan Peduli Sosial (GPS) bantu Muhammad Fikri (14) jalankan operasi di bagian tempurung kepala akibat kecelakaan yang dialaminya satu tahun lalu, tepatnya (7/06/2019).

Ketua GPS, Oktario Marcellie mengatakan bantuan operasi tempurung kepala Fikri merupakan bantuan yang kedua kalinya dilakukan pihak GPS.

"Ini merupakan bantuan operasi tempurung kepala yang kedua, sebelumnya kita juga pernah bantu operasi yang pertama," kata Oktario kepada Bangkapos.com, Kamis (12/11/2020).

Melihat kondisi keterbatasan ekonomi keluarga Fikri, pihak GPS tak hanya memberikan bantuan berupa biaya operasi, tetapi pihaknya juga ikut membantu dari segi kebutuhan obat, pampers dan lainnya.

"Hampir setiap satu minggu sekali kita selalu jengguk dan kasih obat, vitamin serta bantu kebutuhan lainnya ke Fikri karena memang mereka butuh ulur tangan dari para dermawan," kata Oktario

Sementara itu, pihak GPS berharap ada para donatur dermawan yang mau ikut bergabung membantu meringankan beban hidup orangtua Fikri.

"Semoga ada para donatur yang dermawan ikut membantu penyembuhan dan membantu meringankan beban hidup orangtua fikri, dan selaku donatur saya juga sudah maksimal membantu biaya operasi Fikri dan komunitas di GPS juga ikut membantu biaya pengobatan Fikri," harapnya.

Tak hanya memberikan bantuan terhadap Fikri, GPS juga ikut membantu pasien lainnya yang membutuhkan bantuan.

"Jadi kita sangat berharap para donatur ataupun pemerintah mendonasikan bantuan untuk membantu orang tua Fikri ini," katanya.

Bagi para donatur yang ingin memberikan  bantuan untuk membantu Fikri melalui komunitas GPS bisa hubungi langsung +62 812-9885-5375 (Ketua GPS).

Seperti diketahui, Muhammad Fikri (14) hanya bisa terbaring lemas di kasur usai sebagian batok kepalanya mengecil, Rabu (28/8/2020) lalu.

Ketika ditemui sebelumnya di kostan yang berukuran 3x4 meter di Jalan A Yani Gang Sahabat, Fikri hanya bisa terbaring lemas di kasur miliknya.

Terlihat sebuah selang menempel di hidung Fikri dan tak pernah lepas, karena selama tiga bulan ini Fikri hanya bisa makan melalui selang tersebut.

Tubuh berubah drastis menjadi sangat kurus. Fikri yang dulu aktif, saat ini sama sekali tak bisa berbuat apa-apa.

Jangankan untuk berjalan atau duduk, saat ini yang bisa Fikri lakukan hanya menggerakkan mata sebelah kanan dan kakinya sebelah kiri. Dengan cara itu lah Fikri memberikan kode kepada sang ibu jika ia membutuhkan sesuatu.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved