Berita Pangkalpinang
Di Bangka Belitung Ada 28 Perusahaan Tambang Timah yang Aktif Beroperasi
Amir Syahbana mengungkapkan data perusahaan tambang timah yang aktif di Bangka Belitung sebanyak 28 perusahaan (termasuk PT Timah Tbk).
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Plt Kepala Dinas Energi Sumberdaya dan Mineral (ESDM) Kepulauan Bangka Belitung, Amir Syahbana mengungkapkan data perusahaan tambang timah yang aktif di Bangka Belitung sebanyak 28 perusahaan (termasuk PT Timah Tbk).
Data Tambang SPK (surat perintah kerja) PT Timah di darat Bangka meliputi tambang besar (TB) 1 unit, tambang kecil (TK) 88 unit, tambang ponton isap darat (TPID) 2 unit dan TK perusahaan 1 unit.
Sementara, data Tambang SPK (surat perintah kerja) Non PT Timah meliputi tambang besar (TB) 7 unit, tambang semprot (TS) 52 unit, TSK 119 unit, tambang ponton isap darat (TPID) 20 unit, KIP 6 unit dan UG 1 unit.
"Kalau dari sudut pandang pertambangan, (potensi hasilan timah-red) tidak bisa dibeda-bedakan pakai TSK berapa cadangan mereka. Walaupun pakai TSK, TB tetap sama saja. Jumlah cadangan agak rumit disampaikan karena berubah-rubah," jelas Amir saat dikonfirmasi bangkapos.com, Selasa (17/11/2020).
Baca juga: Anak Dibiarkan Bekerja Menambang Timah , Orang Tua Dinilai Egois Tak Bertanggung Jawab
Baca juga: Harga Jual Tinggi, Pertambangan Semakin Marak, Ini Jalur-Jalur Sumber Timah di Indonesia
Baca juga: Ekonomi Tambang dan Dilema Para Buruh , Ini Kata Pengamat Ekonomi
Baca juga: Penertiban Tambang Ilegal di Lokalisasi Parit Enam Tak Digubris, Wakil Wali Kota Datangkan Satpol PP
Dijelaskannya, tehnik pengambilan timah yang dilakukan penambang itu sama saja, timah ini jenis aluvial yang diambil dengan tambang semprot.
"Dengan tambang semprot ini dengan metode bermacam-macam, karena penutup memakai peraturan mekanik atau tidak. Kalau masif pemindahan pakai dump truck, kalau sedang pakai PC dan kalau skala kecil pakai PC sedikit dan langsung saja karena penutup dibuang dengan pompa. Artinya kita nambang itu mengambil material yang ditutupi tanah penutup, jadi dikupas dulu. Pengupasan inilah yang pembagian tambang tadi yang dikenal secara empirik di Bangka Belitung," jelas Amir.
Pembagian klasifikasi pertambangan ini hanya dikenal di Bangka Belitung dan tidak menjadi ketentuan formal secara nasional atau dunia.
( Bangkapos.com / Cici Nasya Nita )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tambang22.jpg)