Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Gudang Kusen Dilalap Api, Kerugian Rp10 Juta, Aqhian Mengaku Dua Kali Terbakar 

Gudang pembuatan kusen pintu rumah terbakar. Tempat usaha milik Aqhian di Jalan Rasa Kunda, Girimaya, Pangkalpinang, dilalap api, Kamis (3/12/2020)

Penulis: Yuranda | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com/yuranda
Api melalap kayu kusen pintu rumah milik Aqhian di Jalan Rasa Kunda, Girimaya, Pangkalpinang, Kamis (3/12/2020) Petang 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Gudang pembuatan kusen pintu rumah terbakar. Tempat usaha milik Aqhian di Jalan Rasa Kunda, Girimaya, Pangkalpinang, dilalap api, Kamis (3/12/2020) petang. Si jago merah sempat tiga jam berkobar, hingga akhirnya berhasil dijinakan.

Peristiwa ini menyita perhatian masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas di Jalan tersebut. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Bangkapos.com, Kamis (3/12/2020), api mulai membesar sekitar Pukul 16.15 WIB.

Awalnya si jago merah melalap tumpukan kayu yang ada di gudang tersebut hingga kemudian api mulai membesar dan menyebabkan kepulan asap tinggi.

Dinas Pemadam kebakaran (Damkar) Kota Pangkalpinang dibantu warga memadamkan api yang mulai merajalela. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan guna memadamkan api.

Ahin warga setempat mengatakan, api mulai membesar sekitar pukul 16.15 WIB, waktu itu terjadi kepulan asap tinggi dan para warga ikut membantu untuk memadamkan api ini.

"Kurang lebih Pukul 16.15 WIB, saya ke lokasi juga api sudah membesar dan asap tinggi. Sehingga kami berinisiatif memadamkan api dengan alat seadanya," kata Ahin ditemui di lokasi kejadian, Kamis (3/12/2020) petang.

Sementara pemilik gadang pemburuh kusen tersebut, Aqhian mengatakan api berasal dari tungku pengeringan kayu. Karena tempat pembakaran terlalu tinggi sehingga api langsung melalap kayu di atasnya.

"Kerugian kurang lebih Rp10 Juta, tempat ini sudah dua kali terbakar, " kata Aqhian ditemui di lokasi kejadian, Kamis (3/12/2020) petang..

Kabid Pemadam Kebakaran Kota Pangkalpinang, Syakhron Harahap, mengatakan sedikit kesulitan untuk memadakan api, karena api membakar tumpukan kayu.

"Kurang lebih 3 jam pemadaman. Sedikit kesulitan karena kami harus membongkar kayu untuk memadamkan api itu," tambah Syakhron, Kamis (3/12/2020) petang.

Yang jelas, Syakhron memastikan, pihaknya telah mengerakan 30 personel, berikut 3 Unit Mobil Damkar.(Bangkapos.com/ Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved