Senin, 13 April 2026

Pamit Pergi Mengaji, Dua Anak Yatim Menghilang Sudah 8 Bulan, Ibu Setiap Hari Menangis

Pamit Pergi Mengaji, Dua Anak Yatim Menghilang Sudah 8 Bulan, Ibu Setiap Hari Menangis

Editor: M Zulkodri
Bangkapos.com
Ilustrasi penculikan anak 

Pamit Pergi Mengaji, Dua Anak Yatim Menghilang Sudah 8 Bulan, Ibu Setiap Hari Menangis

BANGKAPOS.COM--Dua anak yatim asal Desa Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu Jawa Barat menghilang sejak 8 bulan lalu.

Hingga kini Tantri Aryanti (13) dan Sahadah (14) belum diketahui nasibnya. 

Jumaenih (50) ibu dari Tantri Aryanti mengaku hampir setiap hari menangis berlinang air mata mengkhawatirkan anaknya.

"Sudah 8 bulan, sampai sekarang belum ada kabar," ujar dia  seperti dikutip bangkapos.com dari  Tribuncirebon.com saat Sabtu (1/2/2021).

Jumaenih masih mengingat betul kejadian saat waktu anak keempatnya itu menghilang pada Minggu (19/4/2020) lalu sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat itu Tantri Aryanti bersama temannya Sahadah yang juga merupakan anak yatim hendak berangkat mengaji.

Namun, saat berangkat itu hingga sekarang keduanya tak kunjung pulang.

Padahal mereka tak membawa barang apapun, selain perlengkapan ngaji.

"Kalau pulang ngaji jangan malem-malem ya nok langsung pulang, ibu bilang begitu biasanya juga kan habis isya itu suka langsung pulang," ujarnya.

Berbagai upaya pun sudah dilakukan, mulai dari laporan polisi, mencari ke setiap tempat, hingga menanyakan ke orang pintar.

Namun, upaya tersebut belum juga membuahkan hasil.

Jumaenih berharap, anaknya tersebut bisa segera ditemukan dan cepat pulang ke rumah.

"Sekarang gak tahu dimana-mananya, gimana kabarnya, cepat pulang nak," ucap dia.

Jika asa yang mengetahui keberadaan Tantri Aryani dan temannya Sahadah, disampaikan Jumaenih berharap bisa segera menghubungi keluar di nomor kontak 082320718317.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved