Virus Corona
Gemetar Saat Suntikkan Vaksin ke Lengan Presiden Jokowi, Begini Pengakuan Dokter Muthalib
Muthalib, gemetar saat menyutikkan vaksin ke lengan Presiden Joko Widodo. Dirinya gugup ketika harus mengemban amanah tersebut.
BANGKAPOS.COM - Tangan dokter, Muthalib, gemetar saat menyutikkan vaksin ke lengan Presiden Joko Widodo. Dirinya gugup ketika harus mengemban amanah tersebut.
Dalam penyuntikan vaksin ini, Muthalib tampak gemetar ketika jarum suntik yang dipegangnya mulai mengarah ke lengan Jokowi.
Muthalib terlihat kian gemetar ketika jarum mulai disuntikkan ke Jokowi. Kedua tangannya gemetar.
Seusai penyuntikan ini, Muthalib mengaku sempat merasakan deg-degan.
Mengingat, ini untuk kali pertama ia menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada orang nomor satu di Indonesia.
"Menyuntik orang pertama di Indonesia tentunya ada rasa gugup," kata Muthalib.
Adapun sejumlah pejabat mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap pertama bersama Jokowi, di antaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis, dan artis Raffi Ahmad.
Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama Indonesia yang menjadi peserta vaksinasi Covid-19.
Penyuntikan vaksin buatan Sinovac tersebut berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021), yang diikuti sejumlah pejabat negara hingga influencer.
Dalam proses vaksinasi yang dijalani, seorang dokter Istana Kepresidenan yang berada di meja kedua lebih dulu memeriksa kondisi kesehatan Jokowi.
Pemeriksaan diawali dengan pengecekan tekanan darah Jokowi yang menunjukkan berada di angka 130/67. Sementara itu, kondisi suhu tubuhnya mencapai 36,3 derajat celsius.
Jokowi tampak terkejut ketika mengetahui kondisi tekanan darahnya.
"Biasanya 70/110," kata Jokowi.
Dalam proses pemeriksaan kesehatan tersebut, Jokowi juga mengaku tidak pernah merasakan gejala pilek dalam tujuh hari terakhit. Ia hanya merasakan batuk kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/presiden-joko-widodo-saat-mendapat-suntikan-pertama-vaksin-covid-19.jpg)