Berita Pangkalpinang
Basarnas Bangka Belitung Ingatkan Nelayan Jangan Melaut, Tinggi Gelombang 2 Meter ke Atas
Cuaca ekstrem diprediksi melanda wilayah Kepulauan Bangka Belitung, beberapa hari kedepan.
Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Cuaca ekstrem diprediksi melanda wilayah Kepulauan Bangka Belitung, beberapa hari kedepan.
Terkait dengan kondisi cuaca yang ekstrem tersebut Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) mengingatkan nelayan jangan beraktivitas di laut.
"Iya, kami mengimbau para nelayan, menunda dulu kegiatan melaut untuk mencari ikan, mengingat cuaca saat ini tidak mendukung," kata Kepala Basarnas Babel Fazzli, kepada Bangkapos.com, via WhatsApp, Kamis (14/1/2021).
Ia menekankan, apabila masih tetap ingin melaut agar menyiapkan peralatan keselamatan, seperti lifevest dipakai ketika berada diatas kapal.
"Untuk tiga hari kedepan prediksi cuaca yang kita terima dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih hujan dan disertai angin kencang," ucapnya
Menurut Fazzli, kondisi ini sangat rawan bisa menyebabkan tinggi gelombang laut di atas dua meter.
Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat, agar berhati-hati saat berkunjung ketempat wisata pantai dan selalu memperhatikan keselamatan.
"Kalau bisa jangan, pergi ke tempat wisata dulu, dikhawatirkan adanya angin kencang dan menyebakan ombak yang tinggi sehingga terjadjnya banjir rob," tambahnya.
Baca juga: Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Pegawai dan Anggota DPRD Bangka Belitung Gelar Salat Gaib Berjamaah
Baca juga: Wali Kota Serahkan BST Masyarakat Miskin Dampak Covid-19 dari APBD Kota Pangkalpinang
Baca juga: VIRAL Aksi Bripka Mangara Gendong Nenek saat Evakuasi Korban Banjir Tuai Pujian Warga
Sementara itu, pihak Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung juga mengimbau kepada pihak pengelola kapal angkutan agar menunda keberangkatan jika cuaca tidak mendukung.
"Kita mengimbau agar kapal-kapal menunda keberangkatan, saat cuaca buruk dan gelombang masih tinggi," kata Petugas Keselamatan Pelayaran KSOP, Agus Herwanto.
Berdasarkan prediksi BMKG, mulai hari ini gelombang laut sudah berangsur turun dan besok sudah kembali aman, sehingga kapal sudah diperbolehkan untuk berlayar.
Namun, kepada nakhoda pihaknya juga mengimbau tetap berhati-hati, saat belayar. Jika ditengah perjalanan terjadi cuaca buruk agar berlindung.
"Besok udah mulai berangkat, tapi tetap selalu memperhatikan faktor cuaca. Berlindung jika cuaca buruk," ucap Agus.
( Bangkapos.com / Yuranda )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/limau1.jpg)