Segera ke Dokter Kalau Mengalami Batuk Berdarah dalam Kondisi Berikut
Batuk berdarah merupakan tanda adanya kerusakan pembuluh darah yang berada di sekitar saluran pernapasan.
BANGKAPOS.COM - Batuk berdarah adalah batuk berdahak yang mengandung darah.
Melansir alodokter.com, darah tersebut dapat berasal dari hidung, tenggorokan, batang tenggorok, dan paru-paru.
Batuk berdarah merupakan tanda adanya kerusakan pembuluh darah yang berada di sekitar saluran pernapasan.
Dalam dunia kesehatan, kondisi ini dikenal dengan hemoptisis.
Parah atau tidaknya batuk berdarah tergantung banyaknya jumlah dahak berdarah dan lamanya gejala penyakit.
Dahak berdarah dari saluran pernapasan umumnya berwarna merah cerah dan jumlahnya tidak banyak.
Berikut beberapa penyebab batuk berdarah dan kapan perlu waspada dengan masalah kesehatan ini.
Penyebab batuk berdarah
Melansir NHS, terdapat beberapa penyebab batuk berdarah, antara lain:
* Batuk parah berkepanjangan
* Infeksi dada ditandai dengan demam, sesak, dahak berubah warna
* Bronkiektasis, disertai gejala mengi atau sesak napas
* Mimisan parah
* Emboli paru karena ada gumpalan darah di paru-paru
* Edema paru karena ada cairan di paru-paru
* Kanker paru-paru
* Penyakit tuberkulosis (TBC)
* Kanker tenggorokan
* Efek samping obat pembekuan darah
Penyebab batuk berdarah umumnya berasal dari batuk berkepanjangan, infeksi, atau mimisan.
Kendati begitu, Anda tidak boleh mengabaikan batuk berdarah, meskipun dahak berdarah yang keluar hanya berupa bercak.
Batuk berdarah bisa jadi gejala penyakit pernapasan atau infeksi saluran pernapasan.
Kapan perlu waspada batuk berdarah?
Melansir Healthline, penting untuk segera membawa penderita ke dokter apabila batuk berdarah dalam kondisi:
1. Batuk berdarah muncul setelah jatuh atau cedera dada
2. Dahak berdarah yang keluar sampai beberapa sendok teh
3. Muncul darah dalam urine dan tinja
4. Disertai gejala nyeri dada, pusing, demam, sesak napas
Darah yang keluar dari paru-paru umumnya terlihat berbuih.
Hal itu disebabkan darah bercampur dengan udara dan lendir di paru-paru.
Warna darah dalam batuk berdarah umumnya mirip karat atau merah cerah.
Sedangkan yang bercampur dengan dahak, darah hanya kelihatan semburat.
Dokter dapat mengetahui penyebab batuk berdarah dengan pasti lewat pemeriksaan dengan prosedur medis seperti bronkoskopi, spirometri, laringoskopi, tonsilektomi, dan biopsi saluran napas bagian atas.
Perawatan medis yang tepat sesuai penyebab mendasar penyakit dapat mengatasi batuk berdarah. (Kompas.com/Mahardini Nur Afifah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 10 Penyebab Batuk Berdarah dan Kapan Perlu Waspada
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik__ilustrasi__batuk.jpg)