7 Keutamaan Shalat Dhuha Membaca Kecukupan Hingga Dibangunkan Sebuah Rumah di Surga
Shalat dhuha memiliki banyak keutamaan bagi orang yang rutin mengamalkannya.
7 Keutamaan Shalat Dhuha Membaca Kecukupan Hingga Dibangunkan Sebuah Rumah di Surga
BANGKAPOS.COM - Shalat dhuha adalah shalat sunah yang dianjurkan Rasulullah SAW.
Jumlah rakaat shalat dhuha minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Shalat sunah ini dikerjakan dalam satuan 2 rakaat sekali salam.
Shalat ini dikerjakan umat muslim ketika waktu dhuha.
Shalat dhuha memiliki banyak keutamaan bagi orang yang rutin mengamalkannya.
Keutamaan Shalat Dhuha
Berikut keutamaan mengerjakan shalat dhuha bagi seorang muslim, yang dilansir dari sejumlah sumber:
1. Shalat dhuha dua rakaat sebagai pengganti tasbih, tahmid dan tahlil.
Rasulullah bersabda:
“Setiap pagi ada kewajiban untuk tiap-tiap persendian bersedekah. Tiap-tiap tasbih itu sedekah, tiap-tiap tahlil sedekah, tiap-tiap tahmid sedekah, tiap-tiap takbir sedekah, tiap-tiap menganjurkan kebaikan sedekah, tiap-tiap mencegah yang mungkar sedekah dan cukup menggantikan semua itu dengan dua rakaat shalat dhuha”. (HR Muslim)
Baca juga--->
Tata Cara Shalat Dhuha dan Jumlah Rakaat Sholat Dhuha
Baca juga--->
Bolehkah Shalat Dhuha Siang Hari Jelang Waktu Zuhur?
2. Dua rakaat shalat dhuha sebagai sedekah
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى
“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim)
Dalam hadist lain disebutkan bahwa;
“Diriwayatkan dari Buraidah a bahwa ia berkata: Aku telah mendengar Rasulullah bersabda, ‘Pada diri manusia terdapat tiga ratus enam puluh tiga ruas. Ia memiliki kewajiban bersedekah atas setiap ruas tersebut.’ Para sahabat bertanya, ‘Siapakah yang mampu melakukan hal itu, wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda, ‘Ludah di dalam masjid yang ia timbun (dibersihkan) atau sesuatu (penghalang) yang ia singkirkan dari jalanan (bisa mewakili kewajiban sedekah). Jika engkau belum mampu, dua rakaat shalat Dhuha sudah memadai untuk mewakili kewajibanmu bersedekah’.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/orang-sedang-shalat-oke-ilustrasi.jpg)