Berita Sungailiat
Mushola Al-Mulk Stadion OROM Diresmikan, Ini Pesan Bupati Bangka
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, Minggu (24/1/2021), siang, menggelar peresmian Mushola Al-Mulk yang bertempat di halaman Stadion OROM.
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, Minggu (24/1/2021), siang, menggelar peresmian Mushola Al-Mulk yang bertempat di halaman Stadion OROM, Sungailiat.
Menyampaikan laporan, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Bangka, Rozali menyebutkan, di masa-masa sebelumnya, banyak pihak yang belum terpikirkan untuk membangun mushola di Stadion OROM.
Namun, dikaji dari manfaat pembangunan sendiri, seharusnya pengadaan mushola memang harus dilakukan. Mengingat, keberadaan stadion yang jauh dari tempat ibadah umat muslim.
"Alhammdulillah saat kepemimpinan bapak bupati kita, baru terpikirkan untuk pembangunan Mushola Al-Mulk, ini," jelasnya.
"Perlu kita ketahui, mushola ini merupakan inisiatif bapak bupati dan ketua DPRD, kita," kata Rozali.
Sementara, pembangunan mushola ini sendiri, dikatakannya, menggunakan APBD perubahan tahun 2020. Di mana telah diselesaikan lebih cepat dari waktu yang ditentukan.
"Untuk melengkapi, segala kekurangan dalam pembangunan, didapat dari bantuan dan sumbangan para dermawan," sebutnya.
Bupati Bangka, Mulkan, kepada Bangkapos.com mengungkapkan, pembangunan mushola tersebut, lebih kepada kepentingan iman.
Di mana, ketika memasuki waktu Ashar, para atlet maupun masyarakat yang menyaksikan pertandingan olahraga begitu kesulitan mencari tempat ibadah, khususnya bagi yang beragama islam.
"Jadi kan, bagi yang ingin melaksanakan salat, bisa melakukannya di mushola. Ketika Ashar maupun Maghrib, ada atlet atau masyarakat yang kebetulan di sini mau salat. Karena itulah, sehingga kita terpikirkan untuk membuat tempat ibadah ini," terangnya.
Dijelaskannya, nama Mushola Al-Mulk sendiri, berasal dan berarti kerajaan. Dengan maksud dan tujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada agama.
Menurutnya, agama apapun itu, yang sesuai bagi kepercayaan masing-masing adalah pengontrol diri dan berada di dalam jiwa. Sebagai pengingat diri manusia yang tidak boleh melebihi batasannya.
"Bukan muslim saja, tapi non muslim juga. Kita semua terbuka dan saling membantu. Agama merupakan pengontrol, agar kita paham, bahwa kita adalah manusia," harapnya.
Mulkan berpesan kepada pengurus mushola agar tetap menjaga kebersihan dan merawat mushola, dengan baik.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak DPRD Bangka yang telah menyetujui pembangunan mushola.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mushola-a.jpg)