PRESIDEN Amerika Serikat Joe Biden Bawa Kabar Bahagia Bagi Umat Islam
Presiden Amerika Serikat Joe Biden resmi menghapus "Muslim Ban" yang sebelumnya dibuat di masa Presiden Donald Trump
Larangan muslim yang sudah berjalan sejak Trum diresmikan menjadi Presiden AS 2017 silam, kini telah dihapus Biden.
Biden hapus kebijakan yang dibuat Trump
Biden resmi umumkan penghapusan "Muslim Ban', dan juga "Africa Ban."
Diharapkan hal ini dapat menjadi titik terang dari kebebasan diskriminasi ras, suku dan agama di AS.
Biden rencananya juga akan tandatangani sejumlah keputusan eksekutif lain.
Diantara keputusan itu ialah, mengembalikan AS ke Badan Kesehatan Dunia (WHO)
Diketahui, keputusan hengkang AS dari WHO juga merupakan kebijakan buatan Trump.
Berdasarkan keterangan sejumlah stafnya, Biden akan meneken 17 perintah eksekutif dihari yang sama setelah dilantik sebagai Presiden AS.
Dilansir AFP Rabu (20/1/2021), Biden akan memulihkan perlindungan cagar budaya yang sempat dihapus Trump.
Bukan hanya itu, dia juga akan menunda pembangunan tembok perbatasan di Meksiko yang dibangun pendahulunya, Donald Trump.
Menjadi pijakan awal perubahan AS
Joe Biden bersiap masuk Gedung Putih setelah mengalahkan Donald Trump di Pilpres AS 2020. (Instagram @joebiden @realdonaldtrump)
Dikutip dari Kompas.com, staf Biden memberi keterangan keinginan dan rencana penghapusan kebijakan Trump yang tidak sesuai.
"Biden ingin bertindak, tak saja memulihkan kerusakan yang ditimbulkan Trump. Namun juga membawa negara ini maju," ujar stafnya.
Perintah eksekutif yang menjadi keputusan Biden tentunya akan jadi pijakan penting AS dan upaya pemulihan politik yang bersih.
Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Baru 3 Hari Jadi Presiden Amerika, Joe Biden Bawa Kabar Bahagia Bagi Umat Islam, Muslim Ban Dihapus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/joe-biden-capres-amerika-serikat.jpg)