Virus Corona di Bangka Belitung
Wali Kota Pangkalpinang Tegaskan Covid-19 Bukan Aib, Minta Warga Tak Diskriminasi
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) meminta kepada semua pihak di tengah wabah virus Covid-19 agar tidak ada diskriminasi terhadap pasien.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) meminta kepada semua pihak di tengah wabah virus Covid-19 agar tidak ada diskriminasi terhadap pasien virus covid-19.
Molen menegaskan, Covid-19 juga bukanlah sebuah aib atau penyakit yang memalukan hingga harus disembunyikan.
"Ini bukan aib dan bukan dosa, bukan juga penyakit yang memalukan jadi jangan ditutup-tutupi, yang positif segera kita tangani, dan yang lainnya untuk terus waspada jangan sampai terpapar tapi bukan berarti menjauhi yang positif," tegas Molen kepada Bangkapos.com, Selasa (26/1/2021).
Dia juga sudah meminta kepada elemen terbawah para ketua RT untuk selalu mengedukasi masyarakat tentang covid-19.
"Sudah sering kita tekankan bukan sekali dua kali, jangan terlalu berlebihan menanggapi ini, kita boleh wapada tapi jangan panik sampai tidak menerima pasien covid-19, bukan seperti itu," sebutnya.
Molen berharap, masyarakat tetap bisa saling menghargai satu sama lain, tanpa ada penolakan terhadap pasien covid-19.
"Kalau ada yang meninggal terinfeksi Covid-19 terimalah, tidak apa-apa dia dimakamkan dekat kawasan pemakanan yang ada di rumah, Insyaallah semuanya aman, pemakaman juga sudah menggunakan prokes yang baik, saya harap masyarakat dapat mengerti dan memahami ini," jelasnya.
Menurutnya, nanti pihaknya akan menujuk langsung setiap RT untuk menjadi kader pengawasan isolasi mandiri disetiap kelurahan.
"Kader itu untuk pengawas tempat-tempat isolasi mandiri, jadi satu RT satu orang kita tunjuk atau misal warganya banyak dua orang. Kita tugaskan untuk mengawasi yang isolasi mandiri itu minimal lima," bebernya.
Molen berharap, dengan segala upaya yang dilakukan ini dapat memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 hingga memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Duduki 10 Besar Capaian Vaksinasi Tetinggi Se-Indonesia
Kota Pangkalpinang menduduki urutan nomor 10 Kabupaten dan Kota dengan tingkat capaian vaksinasi tertinggi dari se-Indonesia.
Hal tersebut dibuktikan dengan grafik data dari Kementrian Kesehatan RI.
Dari data tersebut menunjukan capaian vaksinasi di Kota Pangkalpinang mencapai 44 persen. Dengan posisi pertama diduduki oleh Kota Surakarta mencapai 69 persen.
Data tersebut diambil pada per 24 Januari 2021 kemarin, pukul 18:00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mau6.jpg)