Virus Corona di Bangka Belitung
Wali Kota Deg-degan Disuntik Lagi, Begini Kondisinya Setelah Vaksinasi Tahap Dua
- Tiba di RSUD Depati Hamzah, Jumat (29/1/2021) Pukul 14.20 WIB, Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) terlihat lebih percaya diri. Ia tampak
Penulis: Andini Dwi Hasanah |
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Tiba di RSUD Depati Hamzah, Jumat (29/1/2021) Pukul 14.20 WIB, Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) terlihat lebih percaya diri. Ia tampak santai menuju meja bundar yang sudah lebih dulu diisi oleh Forkompimda Pangkalpinang.
Ketika itu, agendanya penyuntikan Vaksin Covid-19 tahap kedua. Selain Wali Kota, pada hari ini yang sama juga jawal vaksinasi bagi pejabat lainnya.
Sesuai jadwal hari ini, ada sembilan orang pejabat yang menerima vaksinasi, antara lain Pimpinan Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pangkalpinang dan Ketua IDI Provinsi Bangka Belitung.
Sebelumnya, Vaksinasi Covid-19 di Pangkalpinang sudah dilakukan perdana oleh Wali Kota Pangkalpinang pada Jumat (15/1/2021) lalu.
Wali Kota didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang dr Masagus M Hakim. Ketika itu Molen tampak lebih santai dibanding penyuntikan pertama, beberapa waktu lalu.
Bahkan sebelum jarum suntik menyentuh lengannya, ia sempat ditanya awak media, seperti apa yang ia rasakan? Jawaban Molen, santai tapi tetap lah ada rasa deg-degan.
"Tetap santai, tapi tetap ada lah deg-degannya," jawab Molen diikuti tertawa kecil.
Seperti biasa, Wali Kota yang suka bercanda itu masih sempat tertawa-tawa kecil saat penyuntikan berlangsung.
Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang itu langsung disuntik oleh Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Muhamad Fauzan.
Sebelum penyuntikan, dalam sambutannya Molen menyebutkan tidak ada lagi alasan masyarakat takut dilakukan vaksinasi.
"Setelah penyuntikan yang kemarin kami bersepuluh dengan Forkopimda tidak merasakan apa-apa, tidak ada yang bergejala, nafsu makan saya justru bertambah," kata Molen.
Diakui Molen, awalnya saja saat penyuntikan yang pertama kemarin dirasa was-was, namun saat ini justru ia merasa lebih percaya diri (PD).
"Jadi ini bukan sesuatu yang perlu ditakutkan, bahkan tadi di peswat nanya saya mau ke mana saya bilang mau pulang mau vaksin dia malah minta boleh tidak vaksin untuknya saja. Ini bukti perkembangan vaksin ini masyarakat sudah bisa menerima, bukan lagi sesuatu yang ditakutkan," kata Molen.
Menurutnya, tidak ada rasa yang berbeda saat penyuntikan yang pertama dan kedua. Bahkan penyuntikan vaksin tahap kedua ini hal yang sangat dirinya tunggu-tunggu.
"Ini tidak ada bedanya dengan yang kemarin, bahkan penyuntikan yang kedua ini sangat saya tunggu-tunggu, karena sejak penyuntikan yang pertama kemarin saya merasa jadi benar-benar kuat, dan saya lebih percaya diri (PD) lagi, sampai hari ini Alhamdulillah saya flu pun tidak ada, sehat terus Alhamdulillah justru imun tubuh tambah naik kayaknya," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/wali-kota-vaksin-tahap-dua-2901.jpg)