Desa Sidomukti Kosong Melompong Ditinggalkan Ribuan Warganya karena Rawan Longsor dan Banyak Patahan
Kisah Desa Sidomukti, yang kosong melompong akibat ditinggalkan ribuan warganya akibat rawan longsor dan banyaknya patahan.
BANGKAPOS.COM - Ribuan warga di Desa Sidomukti, Kabupaten Majalengka, beramai-ramai meninggalkan kampung halamannya 2012 silam.
Ini dilakukan karena Desa Sidomukti kerap longsor.
Banyak patahan di sana.
Setelah ditinggalkan, Desa Sidomukti menjadi seperti sebuah desa mati.
Desa tersebut seperti kosong melompong.
Jika berkunjung ke Desa Sidomukti, Kabupaten Majalengka, Anda hanya akan menemukan ratusan rumah dalam kondisi kosong dan tak terurus.
Kisah tentang desa mati di Majalengka, Jawa Barat ini mendadak menjadi perbicangan warganet setelah sebuah unggahan video di YouTube yang memperlihatkan kondisi terkini Desa Sidomukti.
Kesan horor pun langsung terlihat dari desa mati tersebut.
Rumah-rumah yang masih berdiri kokoh dibiarkan tak terawat.
Rumput dan sampah dedaunan berserakan di sekitar rumah-rumah yang terbengkalai tersebut.
Di sejumlah rumah, masih tersisa sejumlah perkakas rumah tangga mulai dari almari, baju hingga peralatan lainnya.
Kesan Sidomukti sebagai desa mati pun begitu kental karena memang kawasan tersebut sangat jarang digunakan untuk aktifitas sehari-hari.
Pemilik akun Youtube Bucin TV, Khadafi Tuasamu mengunggah dua video yang memperlihatkan pemandangan desa kosong itu saat siang dan malam hari.
Video pertama yang diunggah pada 26 Januari memperlihatkan desa kosong itu saat siang hari dengan judul video "DESA KOSONG MAJALENGKA - View Siang"
"Saat ini gue sedang berada di salah satu kampung atau desa yang terbengkalai di daerah Majalengka, Jawa Barat. Namanya Desa Sidomukti," ucapnya.
Khadafi kemudian menunjukkan suasana desa yang terlihat masih asri dengan pephohonan.
Banyak juga rumah kosong yang sudah tidak terawat.
Namun bangunan rumah yang ditinggal itu masih terlihat berdiri kokoh satu sama lain.
Ada juga sebagian rumah yang sudah rusak.
Ia pun mulai menyusuri jalan setapak bertanah dan juga jalan blok yang sebagian sudah berlumut.
Kesan horor pun sangat terasa karena tidak ada orang satupun di tempat itu.
"Dari informasi yang gue denger ada sekitar 200 rumah lebih terbengkalai di sini" lanjutnya.
Khadafi menjelaskan jika kampung ini ditinggal lantaran pernah terjadi bencana longsor beberapa kali.
"Desa ini terbengkalai sejak tahun 2012. Karena tempat ini rawan longsor dan sering terjadi patahan tanah" ucap Khadafi.
Ia juga menjelaskan jika warga di tempat itu mulai meninggalkan desa setelah terjadi bencana longsor pada tahun 2012.
Unggahan ini juga mendapat banyak komentar dari para netizen.
Sampai berita ini ditulis, video ini sudah dilihat 1 juta lebih oleh netizen.
Khadafi kemudian mengunggah video kedua yang memperlihatkan dirinya menyelusuri desa mati itu pada malam hari.
Baca juga: Ayah dan Anak Tiri Buru-buru Kenakan Baju, Istri Histeris Saksikan Kelakuan Suami, Lama Simpan Aib
Baca juga: Wanita 60 Tahun ini Mampu Berhubungan Ranjang 28 Kali Sehari, Ternyata Sudah Nikahi 14 Berondong
Dalam vlog malam "DESA "MATI" RATUSAN RUMAH KOSONG - MAJALENGKA", ia pun memberanikan masuk ke dalam sejumlah rumah di desa itu.
Dirinya mulai menyusuri rumah kosong satu per satu sendirian.
Suasana horor semakin terasa saat mulai memasuki desa mati ini.
Sejumlah rumah masih dimanfaatkan petani setempat untuk menaruh pupuk.
Sedangkan di sejumlah rumah masih banyak barang warga yang tertinggal, seperti baju, lemari, peralatan dapur dan perlengkapan rumah lainnya.
Desa Sidomutik sendiri berada di wilayah Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka Jawa Barat.
Sebanyak 180 rumah di Blok Tarikolot harus dikosongkan.
Sedangkan 253 kepala keluarga harus dipindahkan ke relokasi Blok Awi Lega karena ancaman longsor.
Ribuan warga di sana telah pindah karena rawan longsor.
Desa ini pertama kali longsor pada tahun 2001.
Kemudian tahun 2006 terjadi longsor kembali hingga yang paling parah pada tahun 2012.
Desa Sidamukti sendiri masih ada meskipun sebagian warganya pergi meninggalkan desa ini.
Namun sebagian ada juga warga yang masih bertahan di wilayah itu.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Cerita Desa Mati di Majalengka, Warga Tinggalkan Perkampungan Karena Terus-terusan Diterjang Longsor