Breaking News:

Sriwijaya Air Jatuh

KNKT Pastikan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Masih Utuh Sebelum Membentur Air, Tak Meledak di Udara

Penjelasan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait kepastian bahwa pesawat Sriwijaya Air SJ 182 masih utuh sebelum membentur air.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu ditunjukkan di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/1/2021). FDR Sriwijaya Air SJ 182 yang ditemukan oleh tim penyelam TNI di perairan Kepulauan Seribu selanjutnya akan dibawa KNKT untuk dilakukan pemeriksaan. (Tribunnews/Irwan Rismawan) 

BANGKAPOS.COM - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memastikan bahwa pesawat Sriwijaya Air SJ 182 masih utuh sebelum membentur air.

Ini disampaikan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono saat menjelaskan hasil investigasi jatuhnya pesawat dengan rute Jakarta-Pontianak itu dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI, Rabu (3/2/2021).

Artinya, isu pesawat Sriwijaya Air SJ-182 meledak di udara tidak benar.

Awalnya Soerjanto menyampaikan terkait puing-puing pesawat yang ditemukan sejauh ini.

Berdasarkan data dari Tim SAR gabungan, puing tersebar di wilayah seluas 80 meter dan panjang 110 meter pada kedalaman laut 16-23 meter.

"Beberapa bagian pesawat telah ditemukan berupa beberapa instrumen pesawat dari ruang kemudi, beberapa bagian dari roda pendarat utama, bagian dari sayap, bagian dari mesin, bagian dari kabin penumpang, dan bagian dari ekor," kata Soerjanto.

Soerjanto menjelaskan, bagian-bagian tersebut mewakili seluruh bagian pesawat dari depan hingga belakang.

Luas sebaran yang ditemukan dari bagian-bagian ini juga konsisten dengan bukti bahwa pesawat tidak mengalami ledakan sebelum membentur air.

"Jadi ada yang mengatakan bahwa pesawat pecah di atas udara itu tidak benar. Pesawat secara utuh sampai membentur air, tidak ada pecah di udara," ujarnya.

Soerjanto menambahkan, kondisi turbin ditemukan dalam keadaan rontok.

Halaman
1234
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved