Warga Kimak Gali Batu Rak
Ratusan Warga Kimak Ramai-ramai Gali Batu Rak di Lahan Kosong TPU
Sebenarnya beradaan batu rak ini sudah lama diketahui masyarakat Desa Kimak namun baru sekitar satu bulan ini masyarakat beramai-ramai menggali
Penulis: edwardi | Editor: khamelia
BANGKAPOS COM, BANGKA -- Sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Kimak Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka sejak satu bulan terakhir ini beramai-ramai mencari batu rak, yaitu batu yang mengandung bijih timah kadar tinggi di lahan kosong TPU Desa Kimak.
"Sebenarnya beradaan batu rak ini sudah lama diketahui masyarakat Desa Kimak namun baru sekitar satu bulan ini masyarakat beramai-ramai menggali dan mencarinya secara manual menggunakan cangkul, linggis dan peralatan lainnya," kata Mustopa, Kades Kimak yang dihubungi Bangkapos.com, Kamis (04/02/2021).
Diungkapkannya harga jual batu rak ini diambil pedagang pengepulnya sebesar Rp 20.000 per kg dan dijual di Desa Kimak ini juga.
"Ada sekitar 500 KK warga Desa Kimak yang bekerja mencari batu rak ini , dimana setiap kg hasil yang didapatkan sebesar Rp 500 per kg disumbangkan untuk pembangunan masjid Desa Kimak," ujar Mustopa.
Ditambahkannya, lahan untuk mencari batu rak ini seluas sekitar 1 hektar lebih merupakan lahan wakaf dari alm H Salim bin Sa'id yang diperuntukkan untuk lahan pemakaman umum (TPU).
"Memang lahan ini belum digunakan untuk pemakaman jadi masyarakat memanfaatkan untuk mengambil batu rak nya dulu setelah itu nanti kita ratakan kembali untuk lokasi TPU," tandas Mustopa.
(BANGKAPOS.com/Edwardi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tdgdfg.jpg)