Senin, 27 April 2026

Asam Urat

Ketahui Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegah Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat (gout) adalah peradangan pada sendi yang terjadi karena kadar asam urat (uric acid) di dalam tubuh yang terlalu tinggi

Editor: suhendri
Freepik
Ilustrasi asam urat naik 

BANGKAPOS.COM - Penyakit asam urat (gout) adalah peradangan pada sendi yang terjadi karena kadar asam urat (uric acid) di dalam tubuh yang terlalu tinggi (hiperurisemia).

Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit arthritis atau radang sendi yang umum terjadi.

Melansir Hello Sehat, kondisi ini secara tiba-tiba bisa menyebabkan persendian terasa sakit, bengkak, dan kemerahan.

Adapun kondisi tersebut bisa memengaruhi satu sendi atau beberapa sendi pada satu waktu.

Persendian yang terkena umumnya di jempol kaki, tetapi sendi lainnya juga bisa terpengaruh, seperti di pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan tangan.

Tulang belakang juga bisa terkena meski jarang.

Bila dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan gout kronis pada penderitanya.

Bahkan, seiring waktu, penyakit ini bisa merusak persendian Anda secara keseluruhan.

Sebenarnya, apakah asam urat itu dan apa yang memicu penyakit ini terjadi?

Melansir Medline Plus, asam urat adalah zat kimia yang dibuat ketika tubuh memecah zat yang disebut purin.

Ketahui 8 Obat Asam Urat Berikut Efek Sampingnya

Purin biasanya diproduksi di dalam tubuh dan juga ditemukan di beberapa makanan dan minuman seperti:

* daging tertentu

* ikan sarden

* kacang kering

* bir

Sebagian besar asam urat larut dalam darah dan mengalir ke ginjal, yang kemudian dikeluarkan oleh tubuh lewat urine.

Penyebab

Jika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau tidak dapat mengeluarkannya, asam urat akan menumpuk di dalam darah dan membuat sendi terasa sakit.

Tingkat asam urat yang tinggi juga bisa membuat urine dan darah terlalu asam.

Penumpukan asam urat dalam tubuh bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:

Asam urat dapat terkumpul dalam tubuh Anda karena berbagai alasan.

Beberapa di antaranya adalah:

* diet

* genetika

* obesitas

* stres

Penyakit Asam Urat dan Kolesterol Tinggi Berhubungan Erat, Bagaimana Baiknya?

Gejala

Melansir SehatQ, gejala asam urat yang muncul pertama kali, umumnya berupa rasa sakit yang teramat sangat, dan pembengkakan di area jempol kaki.

Kondisi ini juga dapat terjadi pada persendian di tubuh bagian bawah lainnya, seperti lutut atau pergelangan kaki.

Umumnya, rasa sakit karena asam urat terjadi di satu area tubuh.

Rasa sakit tersebut bisa membuat penderitanya sulit bergerak.

Namun, jika tidak segera ditangani dapat menyebar ke area lainnya seperti lengan, pergelangan tangan, hingga siku.

Secara umum, gejala asam urat dapat berupa:

* Rasa nyeri yang muncul secara tiba-tiba di area persendian, umumnya saat tengah malam atau pagi hari

* Melunaknya area persendian, dan terlihat seperti memar yang terasa hangat apabila disentuh

* Kekakuan pada persendian

* Tekstur kulit yang licin dan memerah pada sendi

* Pembengkakan

* Kondisi kulit yang kering dan mengelupas, setelah pembengkakan mereda.

Gejala dapat bertahan dalam waktu 3 hingga 10 hari.

Setelah itu, sendi yang sakit akan berangsur-angsur kembali normal.

Namun, gejala asam urat dapat dirasakan lebih lama apabila perawatan tidak dilakukan sejak awal.

Waspadai Bahaya dan 8 Penyebab Asam Urat Selain Makan Makanan Tinggi Purin

Cara mencegah asam urat

Melansir laman Healthline, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah asam urat datang.

Berikut cara tersebut:

1. Hindari makanan manis

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa gula juga bisa menjadi penyebab potensial asam urat.

Menurut para ahli, jenis gula yang dapat menyebabkan tinginya risiko asam urat adalah fruktosa.

Jenis gula ini sering ditemukan dalam makanan olahan dan minuman kemasan.

Fruktosa diserap lebih cepat oleh tubuh daripada gula dari makanan yang mengandung gula alami.

Hal ini dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan jumlah asam urat yang lebih tinggi.

2. Minum air lebih banyak

Sebagai langkah pencegahan agar asam urat tidak kembali kambuh, Anda disarankan untuk banyak minum air putih sebanyak 2 hingga 4 liter per harinya.

Pasalnya, minum banyak air membantu ginjal membuang asam urat lebih cepat.

3. Hindari alkohol

Minum alkohol bisa membuat Anda lebih dehidrasi yang juga memicu kadar asam urat tinggi.

Hal ini terjadi karena ginjal harus terlebih dahulu menyaring alkohol yang masuk dalam darah daripada asam urat dan limbah lainnya.

Beberapa jenis minuman beralkohol seperti bir juga mengandung banyak purin.

Terkena Asam Urat? Coba Konsumsi 9 Tanaman Herbal Ini

4. Pertahankan berat badan ideal

Kenaikan berat badan dapat meningkatkan kadar asam urat karena sel-sel lemak menghasilkan lebih banyak asam urat daripada sel otot.

Selain itu, berat badan berlebihan dapat mempersulit ginjal untuk menyaring asam urat.

5. Kurangi stres

Stres dapat meningkatkan peradangan.

Peradangan dapat memicu tingkat asam urat yang tinggi.

Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi dan yoga dapat membantu menguragi tingkat stres. (Kompas.com/Ariska Puspita Anggraini)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Asam Urat: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved