Buntut Nama Ganjar di Soal Buku Agama Islam, 8 Orang Ini Bentangkan Spanduk di Kantor Pernerbit
Polemik nama Ganjar yang ada di soal sebuah buku pelajaran agama Islam sekolah dasar terus berlanjut.
BANGKAPOS.COM - Polemik nama Ganjar yang ada di soal sebuah buku pelajaran agama Islam sekolah dasar terus berlanjut.
Buntut pemuatan nama Ganjar tersebut, sebanyak delapan orang kemudian mendatangi kantor Penerbit Tiga Serangkai, di Kota Solo Rabu (10/2/2021).
Mereka juga membentangkan spanduk.
Tampak ada sejumlah sepanduk dipasang di depan bangunan yang terletak di Jalan Prof Supomo, Sriwedari, Laweyan itu.
Belakangan diketahui pihak yang membawa spanduk tersebut berasal dari Temanggung berjumlah 8 orang.
Ke-8 orang itu mengatasnamakan 'Masyarakat Peduli Anak' datang menggunakan sepeda ontel dan membawa spanduk di antaranya bertuliskan 'Sayang Anak Indonesia'.
Korlap Aksi, Mursolin menyampaikan, sebagai masyarakat dia hanya ingin memberikan kontrol.
Menurut dia, soal pilihan ganda 'Pak Ganjar' dalam buku ajar terbitan Tiga Serangkai, meresahkan masyarakat.
"Karena kami juga mempunyai anak didik yang masih SD. Setelah itu kami tahu kalau ada berita di Bekasi, kami tidak ingin itu terjadi di Jawa Tengah," ucapnya.
Tapi, lanjut dia, sudah ada klarifikasi dari pihak penerbit.
"Paling tidak kami, seperti yang kami sampaikan di pernyataan sikap kami."
"Intinya, kami tidak ingin ada pembelajaran yang salah diterima oleh anak kami," jelasnya.
Menurutnya, setelah ada obrolan, pihak Tiga Serangkai mau merevisi terbitan buku tersebut.
"Jangan sampai lah. Bisa terulang lagi," tandasnya.
Ganjar tanggapi santai
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/gubernur-jawa-tengah-ganjar-pranowo1231231414.jpg)