Rabu, 6 Mei 2026

12 Jam Bersama Penyintas Covid19

Danrem Garuda Jaya Bangka Belitung Ajak Stop Stigma Pasien Corona, Ajak Saling Toleransi Sesama

Komandan Korem (Danrem) 045 Garuda Jaya Bangka Belitung  (Babel), Brigjen TNI M Jangkung, hadir di Talk Show acara Live Streaming 12 Jam

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Komandan Korem (Danrem) 045 Garuda Jaya Bangka Belitung (Babel), Brigjen TNI M Jangkung, hadir di Talk Show acara Live Streaming 12 Jam Bangka Pos Bersama Penyintas Covid-19, pada Rabu (10/2/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Komandan Korem (Danrem) 045 Garuda Jaya Bangka Belitung  (Babel), Brigjen TNI M Jangkung, hadir di Talk Show acara Live Streaming 12 Jam Bangka Pos Bersama Penyintas Covid-19, pada Rabu (10/2/2021) malam, di Kantor Bangka Pos.

Dialog yang dibawa oleh Pemred Bangka Pos Ibnu Taufik Juwariyanto ini, menyampaikan, terkait dukungan TNI bersama Satgas Covid-19 Babel dalam mengurangi kasus Corona di Babel dan ajakan untuk stop stigma pasien corona, dan mengajak toleransi antar sesama.

"Tentunya Covid-19 saat ini bukan hal yang tabu lagi, berbeda dengan dahulu, tetapi masyarakat harus terus peduli terhadap sesama termasuk ke penyintas Covid-19," ungkap Jangkung dalam Live Streaming 12 Jam Bangka Pos Bersama Penyintas Covid-19, pada Rabu (10/2/2021).

Ia menyebutkan, saat ini perlu dilakukan dukungan terkait karantina mandiri berbasis kearifan lokal atau local wisdom dalam upaya saling membantu antar sesama masyarakat yang pernah positif corona.

"Saya kira harus memberikan rasa toleransi antara sesama kita harus terus optimis, untuk mewujudkan karantina yang berbasis local wisdom," ajaknya.

Dia menerangkan, hal tersebut bukan tidak mungkin bisa dilakukan dengan keyakinan dan rasa optimis bersama semua masyarakat dan unsur pemerintah untuk mewujudkanya.

Selain itu, Jangkung juga menyampaikan, terkait keterkaitan TNI dan Satgas Covid-19 Babel, yang terus memberikan pemahaman, agar masyarakat tidak lengah, dengan penyebaran corona.

"Peran TNI kita ini ada di Babinsa sampai ke kabupaten/kota, dari tingkat kelurahan hingga desa, artinya tetap terkaper dan dari awal pandemi, kita terus melaksanakan disiplin protokol kesehatan, kita ikut dalam satgas untuk terus bekerja, dalam memberikan pemahaman mengatasi Covid-19," jelas Jangkung.

Ia menerangkan, dengan adanya pengakuan penyintas dalam acara 12 jam Bangka Pos, dikucilkan masyarakat, danrem merasakan kekhawatiranya, sehingga bakal menjadi pekerjaan Satgas Covid-19 bersama TNI/Polri kedepan.

"Ada beberapa pernyataan penyintas, bahwa di Bangka Selatan ada yang terkena diasingkan dari masyarakat padahal jangan diasingkan. Harusnya dibantu dan dilayani antar sesama, tentu ini menjadi pekerjan kita kedepannya, untu terus memberikan edukasi, " imbau Jangkung.

Jangkung, juga menilai acara Live Bangka Pos 12 jam ini sangat bagus dan baik untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Bangka Belitung.

"Acara ini baik sekali, sangat lugas dan ini sebagai masukan dalam memberikan hal yang baik, khususnya pada saya dan teruskan Satgas, dan masih ada keluhan ini sebagai langkah kita melaksanakan dan memberikan edukasi pada masyarakat. Mari patuhi protokol kesehatan secara bersama disiplin mulai dari diri sendiri dan keluarga hingga masyarakat luas," imbau Jangkung. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved