Berita Pangkalpinang
Satu Pengendara Masuk ke Pangkalpinang Positif Usai Swab Antigen, Disuruh Putar Balik
Sejak pukul 09.00 WIB pengendara yang akan memasuki Kota Pangkalpinang dari Sungailiat Bangka diminta setop untuk melakukan rapid antigen
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejak pukul 09.00 WIB pengendara yang akan memasuki Kota Pangkalpinang dari Sungailiat Bangka diminta setop untuk melakukan rapid antigen sebelum memasuki wilayah Kota Pangkalpinang Jumat, (12/2/2021).
Rapid antigen tersebut dilakukan guna menekan angka kenaikan kasus di Kota Pangkalpinang, serta menghindari OTG yang berkeliaran memasuki Kota Pangkalpinang.
Hingga siang ini pukul 11:00 WIB dari 100 yang dilakukan pemeriksaan ada satu orang pengendara mobil yang membawa sembako dinyatakan positif rapid antigen.
"Dari 100 orang yang diperiksa ada satu yang positif, warga Sungailiat setelah di data dan dikoordinasikan dengan Dinkes Kabupaten Bangka yang bersangkutan diminta balik ke Sungailiat untuk melapor ke sana dan melakukan tes PCR di sana," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Masagus M Hakim (MH) kepada Bangkapos.com, Jumat (12/2/2021).
Kata Hakim orang tersebut berinisial KR (34) warga Sungailiat Bangka.
Hakim menyebutkan, target pemeriksaan hari ini ada 250 orang, hanya saja terkendal hari Jumat jadi hanya bisa 100 orang.
"Kita lihat kondisi karena hari ini Jumat, petugas kita ada yang mau Jumatan jadi kita cukupkan 100 dulu, nanti akan kita lanjutkan kembali kalau memungkinkan," sebutnya.
• Setop! Pengendara yang Masuk ke Kota Pangkalpinang Harus Rapid Antigen
Kata Hakim, sesuai rencana awal jika memang ada temuan para pengendara yang menunjukan hasil reaktif akan diminta balik ke daerahnya masing-masing.
"Kalau ada temuan yang reaktif akan kita minta balik ke wilayahnya, segera lakukan PCR diwilayah masing-masing dan kalau warga Kota Pangkalpinang akan kita PCR langsung juga, dan segera diminta isolasi mandiri, agar mereka tidak dulu berkeliaran," bebernya.
Pemeriksaan tersebut dilakukan di dalam kendaraan masing-masing untuk kendaraan mobil ada pula yang diminta untuk keluar kendaraan. Sedangkan untuk kendaraan motor diminta untuk tetep berada di motornya, petugas kesehatan yang akan mendatangi melakukan pemeriksaan.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/antigen.jpg)