Rabu, 15 April 2026

Avanza Keluar Jalur dan Tersesat 3 Jam di Hutan Bambu, Warga Sebut Sering Terjadi, Ini Kata Polisi

Satu unit Avanza yang berisi delapan orang kelaur jalur dari yang seharusnya dan tersesat hingga tiga jam di hutan bambu.

Editor: Dedy Qurniawan
Mohamad Umar Alwi/Kompas.com
Avanza Keluar Jalur dan Tersesat 3 Jam di Hutan Bambu, Warga Sebut Sering Terjadi, Ini Kata Polisi - Mobil Avanza dengan nomor polisi Z 1167 LD, yang tersesat di hutan Gunung Putri Majalengka Jawa Barat. 

Mereka tersesat di hutan tersebut selama 3 jam dan akhirnya ditemukan warga yang melapor polisi.

"Saat itu anggota piket jaga Polsek Cingambul mendapatkan informasi dari masyarakat adanya kejadian kendaraan mobil yang tersesat tersebut. Akhirnya sekitar pukul dua dini hari tadi berhasil dievakuasi," kata Riyana.

Mobil Avanza tersesat tersebut, merupakan satu keluarga dari Tasikmalaya yang tengah pulang dari menjenguk orang sakit di Cirebon.

Mereka pulang melewati hutan tersebut, lalu sekitar pukul sebelas malam tersesat.

"Penumpang beserta pengemudinya lalu dievakuasi menuju rumah salah satu warga di lokasi tersebut. Semuanya selamat dievakuasi warga dan polisi. Sementara kendaraannya masih di lokasi kejadian," kata Riyana.

Hutan Gunung Putri Majalengka sendiri, merupakan hutan yang dipenuhi semak-semak pohon bambu.

Cerita warga setempat juga di lokasi tersebut sering terjadi mobil yang tersesat.

Bus masuk hutan di Blora

Sebelumnya bus Garuda Mas tersesat masuk di tengah hutan jati di Kalimodang, Kabupaten Blora, Senin (13/3/2017) dini hari.

Personel Polsek Randublatung yang dikonfirmasi Tribunjateng.com membenarkan ada sebuah bus ditemukan berada di tengah hutan jati.

"Memang ada bus keblusuk di tengah hutan jati. Tetapi kronologinya bagaimana saya tidak tahu dan bukan kewenangan saya menjelaskan hal ini," ujar seorang petugas Polsek Randublatung.

Personel Polsek Cepu yang membawahi wilayah hutan jati Kalimodang membenarkan kejadian tersebut sekitar pukul tiga dini hari.

"Kondisi sopir bus katanya mengalami patah tulang dan sekarang masih dirawat di rumah sakit," kata petugas Polsek Cepu yang enggan disebutkan namanya.

Polisi mengatakan, posisi bus itu sekarang masih di tengah hutan. Belum bisa dievakuasi karena terhalang beberapa pohon jati.

Anggota tersebut menjelaskan alat berat untuk mengevakuasi bus belum datang ke lokasi dan kemungkinan akan sulit.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved