Berita Pangkalpinang
Bantuan Kuota Internet Untuk Belajar Daring, Siswa Merasa Terbantu, Tapi Kuota Belajar Tersisa
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan bantuan kuota data internet kepada siswa untuk belajar daring pada Tahun 2020.
Penulis: Cici Nasya Nita |
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan bantuan kuota data internet kepada siswa untuk belajar daring pada Tahun 2020.
Direncanakan program bantuan kuota data internet ini akan dilanjutkan selama tiga bulan mulai Maret 2021 ini.
Hanna Fatimah Noor, siswa kelas 3 SMA 1 Pangkalpinang ini terasa terbantu dengan adanya program ini.
Diakuinya, terakhir mendapatkan kuota sebanyak 30 GB pada bulan November 2020 yang berlaku sampai Januari 2021.
"Sudah dua kali, sebelum dari ini juga ada tapi aku lupa kapan persisnya kayanya sekitaran September atau Oktober gitu, dapat belasan GB," ujar Hanna, Kamis (4/3/2021).
Dalam rentang waktu beberapa bulan tersebut, masih tersisa hal ini dikarena dirinya menggunakan jaringan Wifi di rumah.
"Tidak habis, malahan lebih. Karena cuma makai pas keluar. Kalau di rumah ada Wifi. Sebenarnya kebantu sih asal pemakaian secara bijak saja, cuman kalau untuk aktivitas sekolah yang kadang tiap hari ada zoom meeting kalo untuk 30GB selama 3bulan kayanya gak cukup karena kebutuhan paket zoom itu besar.
Jadi di sini menurut aku karena subsidi yang bisa dibantu cuman segitu, ditambah lagi banyak siswa yang pakai belum bijak karena belum sepenuhnya untuk belajar daring, jadi kurang efektif sepenuhnya program ini," kata Hanna.
Ia juga menyambut baik program bantuan kuota data ini bila dilanjutkan Tahun 2021 ini.
"Menurut aku baik-baik saja kalau ada lagi programnya, karena pasti kebantu walau tak 100 persen tapi minimal setengahnya sudah terbantu juga, Alhamdulillah, mana ditambah juga tak tahu sampai kapan daringnya ya kan. Jadi selama masih ada bantuan dari pemerintah terima sja selagi itu sifatnya positif dan tak banyak merugikan," jelas Hanna.
Selain bantuan kuota data internet, diakui Hanna sekolahnya juga memberikan bantuan handphone kepada siswa yang tak mampu dalam hal menunjang pelajaran secara daring.
Sementara, ungkapan tentang manfaat bantuan kuota data internet juga dilontarkan oleh Fika, siswa SMP 2 Pangkalpinang.
"Mulai dapat dari September itu 35 Gb per bulan, banyak, tapi cuma bisa dipakai khusus aplikasi belajar, cuma 5 GB yang reguler. Walau tak habis tetap hangus karna masa aktif sebulan," ujar Fika.
Tak ia pungkiri, program ini sangat membantu saat belajar di tengah pandemi Covid-19, namun ia berharap kuota data internet ini juga bisa membuka aplikasi lain untuk sumber belajar.
"Sarannya cuma kuota hanya bisa dipakai di aplikasi belajar, sedangkan mencari materi sering ke google atau youtube jadi kuota belajarnya banyak sisa dan tak terpakai. Jadi sia-sia,"kata Fika. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-internet-handphone_20180301_234309.jpg)