Breaking News:

Diabetes

Benarkah Obat Diabetes Bisa untuk Turunkan Berat Badan? Simak Hasil Penelitian Terbaru Ini

Sebanyak 1.961 orang dewasa dari Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, dan Eropa mengambil bagian dalam uji coba 68 minggu sepanjang 2018

Editor: suhendri
Freepik.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Sebuah hasil penelitian terbaru menunjukkan, obat-obatan diabetes dapat berperan dalam menurunkan berat badan orang yang obesitas.

"Perawatan medis membawa 10 persen penurunan berat badan pada mayoritas responden, dan bahkan 20 persen penurunan berat badan pada lebih dari sepertiga responden."

"Ini adalah awal dari era baru," kata salah satu peneliti yang terlibat dalam studi ini, sekaligus profesor endokrinologi, Rachel Batterham.

Baca juga: Penderita Diabetes Berisiko Mengalami Komplikasi yang Bisa Berdampak Fatal, Waspadai 4 Penyebabnya

Sebanyak 1.961 orang dewasa dari Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, dan Eropa mengambil bagian dalam uji coba 68 minggu sepanjang 2018.

Di dalamnya digunakan obat semaglutide atau obat anti-diabetes yang biasa dipakai untuk pengobatan diabetes tipe 2.

Orang-orang tersebut menerima suntikan semaglutide di bawah kulit dan ada yang mendapat plasebo setiap minggu.

Selain itu, responden juga mengikuti sesi konseling untuk diet rendah kalori dan peningkatan olahraga.

Semaglutide dijual dengan nama Ozempic dan Rybelsus oleh perusahaan obat Denmark Novo Nordisk.

"Peserta yang menerima semaglutide kehilangan 5-20 persen atau lebih dari berat badan pada minggu ke-68, dibandingkan yang menerima plasebo," kata penelitian itu.

Baca juga: Daftar Buah-buahan yang Dianjurkan dan Tidak Dianjurkan bagi Penderita Diabetes

Peserta berusia 18 tahun ke atas, dengan satu atau lebih upaya diet sebelumnya untuk menurunkan berat badan cenderung akan memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang normal yakni antara 18,5-24,9.

Para peneliti mengatakan, pengobatan dengan semaglutide seminggu sekali ditambah intervensi gaya hidup yang sehat dapat menurunkan berat badan orang dewasa yang obesitas (tanpa diabetes) dan berkelanjutan.

Secara klinis pengobatan tersebut sangat relevan hingga 14,9 persen, dengan 86 persen peserta mencapai setidaknya lima persen penurunan berat badan.

Novo Nordisk mengirimkan semaglutide sebagai pengobatan manajemen berat badan untuk persetujuan regulasi kepada Food and Drug Administration, Amerika Serikat, dan European Medicines Agency. (Kompas.com/Ryan Sara Pratiwi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Obat Diabetes Bisa untuk Turunkan Berat Badan, Benarkah?

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved