Minggu, 26 April 2026

Berita Bangka Selatan

Darurat Sampah di Desa Celagen, Bupati Bangka Selatan Akan Segera Turun Cek

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengakui permasalahan sampah di Desa Celagen Kecamatan Kepulauan Pongok harus dicarikan jalan keluarnya.

Bangka Pos/Jhoni Kurniawan
Kepala Desa Celagen, Bahtiar saat menunjukkan sampah yang berserakan di Desa Celagen. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengakui permasalahan sampah di Desa Celagen Kecamatan Kepulauan Pongok harus dicarikan jalan keluarnya.

Menurutnya permasalahan sampah di Desa Celagen cukup kompleks mengingat kawasan Desa Celagen yang merupakan sebuah kepulauan kecil dan tidak begitu besar.

"Karena ini pulau kecil sehingga masalah sampah cukup kompleks, belum lagi sampah kiriman yang datang dari mana-mana sehingga menyebabkan sampah menumpuk," ujar Riza Herdavid, Kamis (11/3/2021).

Untuk itu, Riza Herdavid mengakui akan turun langsung ke Desa Celagen untuk mengecek keadaan yang ada di Desa Celagen.

"Semoga dalam waktu dekat kami dapat ke sana (Desa Celagen -red) untuk mengecek secara langsung dan dapat membantu mencarikan solusi terbaik," ujarnya.

Riza menambahkan jika memang kesulitan ini cukup besar, ia mengakui akan melakukan pengusulan ke pusat sehingga dapat bersama-sama mencarikan solusi terbaik atas kendala-kendala yang terjadi di Desa Celagen.

Sebelumnya diberitakan, kecantikan kawasan pantai Desa Celagen Kecamatan Kepulauan Pongok Bangka Selatan yang eksotis tak lagi terlihat.

Hal ini lantaran banyaknya tumpukan sampah yang berserakan di sejumlah titik baik di pantai maupun area pemukiman warga.

Permasalahan sampah di pulau kecil yang dihuni lebih kurang 300-an kepala kelurga (KK) ini sangatlah kompleks sehingga dirasa tak dapat diselesaikan secara sendiri oleh pihak pemerintah desa.

Pulau Celagen Basel
Pulau Celagen Basel (bangkapos.com)

Kepala Desa Celagen, Bahtiar kepada bangkapos.com menyatakan permasalahan sampah yang terjadi di Desa Celagen bukanlah hal yang baru, namun permasalahan ini terus terjadi setiap tahunnya.

Bahtiar menyebutkan, jika saat memasuki bulan Oktober hingga Februari setiap tahunnya maka Desa Celagen akan kedatangan sampah yang berasal dari seluruh penjuru.

"Pokoknya setiap kali memasuki Musim Angin Barat atau sekitaran bulan Oktober sampai Maret, sampah akan terus datang ke pulau kami dan menjadikan Desa Celagen penuh akan sampah," ujar Bahtiar.

Permasalahan ini menurut Bahtiar terus terjadi sampai dengan saat ini dan belum ada jalan keluar yang terbaik guna mencegah menumpuknya sampah.

Kesulitan lainnya menurut Bahtiar adalah, sampah yang menyasar ke Desa Celagen didominasi oleh sampah-sampah yang sulit terurai dan terus bertumpuk.

"Kalau masalah sampah ini kami juga kebingungan karena setiap tahun akan selalu datang dan sulit untuk diolah," lanjutnya.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved