Senin, 13 April 2026

Canggihnya KRI Alugoro-405, Kapal Selam Pertama Rakitan Indonesia BUatan PAL, Dilengkapi Torpedo

Alugoro mempunyai panjang 61,3 meter dan mampu menampung 40 orang kru serta tim khusus TNI AL. Kemampuan jelajah Alugoro sendiri dapat bertahan...

Dokumentasi PT PAL Indonesia/ Lanal Banyuwangi
KRI Alugoro-405__ Canggihnya KRI Alugoro-405, Kapal Selam Pertama Rakitan Indonesia BUatan PAL, Dilengkapi Torpedo 

Canggihnya KRI Alugoro-405, Kapal Selam Pertama Rakitan Indonesia BUatan PAL, Dilengkapi Torpedo

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Hadirnya KRI Alugoro-405 menambah deretan kekuatan tempur Angkatabn Laut ( AL ) Indonesia.

KRI Alugoro resmi menjadi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL setelah diresmikan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di PT PAL Indonesia (Persero), Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/3/2021).

Kapal selam KRI Alugoro-405 ini diproduksi PT PAL Indonesia dengan skema transfer teknologi dengan perusahaan Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering Co Ltd (DSME).

Dikabarkan, KRI Alugoro-405 ini nantinya akan digunakan Komando Armada II (Koarmada II).

Mengutip pemberitaan Kompas.com pada Kamis (23/1/2020), Alugoro merupakan kapal selam jenis Diesel Electric U209/1400 Chang Bogo Class.

Alugoro mempunyai panjang 61,3 meter dan mampu menampung 40 orang kru serta tim khusus TNI AL.

Kemampuan jelajah Alugoro sendiri dapat bertahan hingga 50 hari pada saat menjalani operasi dan dapat bertahan hingga 30 tahun ke depan.

Sedangkan, kecepatan kapal selam ini mampu melaju maksimal sekitar 21 knot pada kondisi menyelam dan 12 knot ketika berada di permukaan.

Sebelum diresmikan, Alugoro pernah menjalani tes Nominal Diving Dept (NDD) pada 20 Januari 2020 di perairan utara Bali. Saat itu, Alugoro berhasil menyelam hingga kedalaman 250 meter.

Acara serah terima KRI Alugoro-405 di PT PAL Indonesia Surabaya pada Rabu (17/3/2021). (Ist)
Acara serah terima KRI Alugoro-405 di PT PAL Indonesia Surabaya pada Rabu (17/3/2021). (Ist)

Sebelumnya, Kemenhan juga telah menerima kapal selam pertama Nagapasa-403 dan kapal selam kedua Ardadedali-404 yang juga dibangun DSME.

Dengan diterimanya Alugoro ini, total terdapat tiga kapal selam buatan DSME dan PT PAL Indonesia yang masuk dalam jajaran alutsista TNI AL.

Prabowo menyebut kehadiran Alugoro sebagai tonggak historis pertahanan negara. Sebab, untuk pertama kalinya PT PAL berhasil ikut serta dalam produksi kapal selam.

"Kita sadari bersama betapa pentingnya pertahanan kita. Kita sedang membangun kemampuan pertahanan kita. Bukan karena kita ingin gagah-gagahan. Bukan karena kita ingin mengancam siapapun. Tidak. Berkali-kali, turun termurun dari pendiri bangsa kita, kita tegaskan bahwa bangsa Indonesia cinta damai tapi lebih cinta kemerdekaan," ujar Prabowo dalam keterangan tertulis, Rabu (17/3/2021).

Di sisi lain, Prabowo mengungkapkan, bahwa saat ini banyak alat pertahanan yang sudah sangat tua dan sudah saatnya masuk meja peremajaan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved