Breaking News:

All England 2021

Marcus Gideon Kecewa dan Merasa Tak Adil Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021

Indonesia ditarik mundur dari All England 2021, padahal tiga wakil Indonesia sudah menjalani pertandingan dan meraih kemenangan

Editor: Ardhina Trisila Sakti
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo- Marcus Gideon Kecewa dan Merasa Tak Adil Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021 

BANGKAPOS.COM - Harapan rakyat Indonesia menyaksikan wakilnya bertarung di Turnamen bergengsi All England 2021 pupus sudah.

Tim Indonesia digugurkan oleh panitia karena diwajibkan menjalani karantina 10 hari setelah tiba.

Indonesia ditarik mundur dari All England 2021, padahal tiga wakil Indonesia sudah menjalani pertandingan dan meraih kemenangan yakni Jonatan Christie, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Usai mendengar keputusan tersebut dari panitia penyelenggara dan BWF, Marcus pun merasa kesal. Ia turut menceritakan dalam Instagram pribadinya yang disertai foto BWF.

Polisi Korban Tsunami Aceh Ditemukan di RSJ Setelah Hilang 17 Tahun

Kelakuan Mantan Menteri Edhy Prabowo Manjakan Sekretaris, Diberi Mobil dan Apartemen Mewah

Besok Jumat Penetapan Nama Baru Aprilia Manganang, Pilih Nama Kombinasi Artis dan KSAD

Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon
Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon ()

“Malam ini kami terkejut mendengar berita bahwa kami (pemain & ofisial Indonesia) harus ditarik dari Inggris karena penumpang anonim yang positif dan itu ada dalam penerbangan yang sama seperti kami,” tulis Marcus.

“Harus diperhatikan bahwa BWF telah gagal dalam mengatur masalah ini. Sebelum penerbangan, semua tim Indonesia telah dinyatakan negatif dan kami juga diuji ulang pada saat kami tiba di hotel,” lanjutnya.

Marcus pun mengingatkan pertandingan babak pertama All England 2021 sempat ditunda lantaran ada beberapa orang dari tim negara lain yang dinyatakan terpapar covid-19.

Akan tetapi setelah dites ulang mereka semua dinyatakan negatif Covid-19 dan boleh melanjutkan permainan.

Marcus merasa heran, kenapa Indonesia yang sudah di tes covid-19 dan seluruhnya negatif tapi tidak boleh berlaga hanya karena satu pesawat dengan penumpang yang positif Covid-19.

Jika memang aturan pemerintah Inggris seperti itu, Marcus menilai BWF telah gagal atau tidak siap dalam menyelenggarakan turnamen ini di tengah pandemi Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved