Senin, 1 Juni 2026

Leisure

Sensasi Bukit Maras, Nikmati Panorama di Ketinggian 699 MDPL

Nikmatnya pesona keindahan alam ciptaan Tuhan, ditemani semilir angin yang mendamaikan. 

Tayang:
Penulis: Riki Pratama |
bangkapos.com
Sensasi Keindahan Puncak Bukit Maras di Ketinggian 699 MDPL. (foto diambil beberapa waktu lalu) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Nikmatnya pesona keindahan alam ciptaan Tuhan, ditemani semilir angin yang mendamaikan. 

Rasa lelah dan penat seolah hilang sekejab, terbang tertiup hembusan angin ketika berhasil tiba di puncak.

Kalimat itu mewakili perasaan setiap para pendaki yang telah berhasil menaklukan tingginya bukit atau gunung di manapun berada.

Karena diketahui, mendaki bukit atau gunung belakangan menjadi favorit banyak kalangan. 

Terutama kondisi Pandemi Covid-19 yang selama ini melanda, sehingga membuat sebagian orang ingin berlibur menikmati alam terbuka.

Ketika akhir pekan tiba, banyak bukit menjadi sasaran para pencinta alam yang ingin menikmati panorama dan keindahan dari atas bukit.

Apabila ingin merasakan sensasi pendakian, tidak melulu harus mendaki gunung yang tingginya ribuan meter di atas permukaan laut seperti di Pulau Jawa.

Di Desa Berbura, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), terdapat bukit yang bisa menyajikan sensasi alam yang tak kalah menawannya.

Bukit Maras ini di Pulau Bangka ini memiliki ketinggian 699 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Lokasi destinasi ini berjarak 70 kilometer dari pusat Kota Pangkalpinang, Ibu Kota Provinsi Bangka Belitung, atau sekitar dua jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan sepeda motor.

Sebelum menuju trek pendakian para pendaki harus berjalan sekitar 1 kilometer untuk menuju Air Terjun Maras yang merupakan lokasi awal untuk mulai pendakian.

Air terjun tersebut, juga biasanya menjadi sumber air para pendaki yang ingin mengambil air, kemudian dibawa menggunakan jerigen atau wadah lain ke atas puncak. 

Pasalnya, di atas bukit sulit mencari air bersih sehingga sumber air terjun ini bisa dimanfaatkan para pendaki yang ingin menginap, untuk masak ataupun minum.

Setelah tiba di Air Terjun Maras, sudah waktunya para pendaki, mengikatkan tali sepatu secara erat, meregangkan kaki dan tangan, sambil mempersiapan tenaga untuk memulai mendaki.

Bukit ini memiliki lereng yang cukup terjal dan menanjak apalagi bila mendekati puncaknya.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved