Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Bupati Bateng Algafry Rahman Sebut Penambahan Retail Modern di Koba Harus Dipertimbangkan Lagi

Menurut dia, perlu tidaknya penambahan jumlah ritel modern harus mempertimbangkan situasi dan kondisi lingkungan sekitar.

(bangkapos.com/Sela Agustika).
Bupati Bateng Algafry Rahman Sebut Penambahan Retail Modern di Koba Harus Dipertimbangkan Lagi - Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyatakan penambahan jumlah retail modern di Kecamatan Koba harus dipertimbangkan lagi.

Menurut dia, perlu tidaknya penambahan jumlah ritel modern harus mempertimbangkan situasi dan kondisi lingkungan sekitar.

"Siapapun yang ingin investasi kita siap menerima dan sambut baik, namun untuk ritel modern khusus di Koba, saya mewanti-wanti (hal ini) dan pertimbangkan kembali untuk penambahannya. Tetapi untuk kawasan Pangkalanbaru, saya rasa tidak masalah karena ada pertimbangan lain, khsusunya dekat dengan daerah pusat Kota," ungkap Algafry, Minggu (21/3/2021).

Satu di antara retail modern yang ada di Bangka Tengah adalah Alfamart.

Saat ini, keberadaan Alfamart di wilayah Bangka Tengah tersebar enam cabang.

Baca juga: Minta Masyarakat Tak Takut Donor Darah, Wakil Bupati Bangka Syahbudin Beberkan Manfaatnya

Baca juga: Perusahaan Dayat Bangun Cold Storage untuk Udang Vaneme Pertama di Kabupaten Bangka, Ini Kata Mulkan

Keenamnya berada di berbagai kawasan perbatasan, seperti Sungai Selan, Simpang Katis, Pangkalan Baru, dan Koba.

Algafry berharap keberadaan cabang Alfamart ini bisa membantu perekonomian Bangka Tengah,  khususnya menyerap tenaga kerja dan membantu usaha mikro kecil menengah (UMKM).

"Kami sangat berharap keberadaan Alfamart ini bisa memberi wadah untuk membantu UKM kita dalam memasarkan produknya dan harapannya juga karyawan yang bekerja disini juga warga asli Bangka Tengah ataupun Bangka Belitung," tuturnya.

Areal Manager Alfamart Bangka Belitung dan Palembang Amirul Turiyadi mengatakan pihaknya telah menyerap kurang lebih hampir 95 persen tenaga kerja asal Bangka Belitung.

"Untuk tenga kerja sendiri hampir 95 persen asli Bangka Belitung, hanya beberapa saja yang diluar, sedangkan untuk cabang di Koba ini ada tiga orang warga asal Bangka Tengah yang ditempatkan langsung disini," ujarnya.

Sejalan dengan permintaan Bupati, pihaknya siap membantu UMKM yang ada di Bangka Tengah.

"Kita terbuka untuk semua dan kemarin juga kita sudah mengelar pelatihan ke UMKM. Jika memang produk mereka sesuai dengan syarat dan standar pemasaran, maka tidak menutup kemungkinan produk ini kami pasarkan langsung. Kemarin di Pangkalpinang juga ada produk UMKM yang kita pasarkan. Intinya jika sudah sesuai dengan standar persyaratan dan sudah dipenuhi semuanya maka kita siap bantu pasarkan,"tuturnya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved