Hobi Bertanam Sukulen dan Kaktus, Ini Panduan Memilih Bahan Pot
Sebagai item interior desain, kaktus dan sukulen biasanya diwadahi pot mungil cantik dengan berbagai gaya.
Material ini juga tidak menyerap air sehingga tidak perlu menyiram tanaman terlalu sering.
Sebaliknya penyiraman yang terlalu berlebihan dapat membuat akar tanaman membusuk.
Sayangnya plastik juga sangat rentan terhadap paparan sinar matahari. Karena itu, biasanya pot plastik berumur lebih pendek dibandingkan tanah liat atau keramik.
4. Kayu
Pot kayu sangat cocok untuk tampilan yang alami dan netral. Sayangnya pot dari kayu sangat rentan dengan pelapukan atau dimakan rayap.
Pastikan tidak melakukan penyiraman terlalu sering agar tidak membuat pot mudah rusak.
Pembusukan wadahnya dikhawatirkan juga bisa berdampak pada tanaman. Untuk mencegah hal ini, coba aplikasikan tips melapisi pot dengan bahan plastik.
Bolongi plastik di beberapa titik agar memudahkan air mengalir dan sirkulasi berjalan dengan baik.
5. Kaca
Pot kaca untuk tanaman sukulen dan kaktus kini semakin digemari karena tampilannya yang cantik.
Penggunaannya cocok untuk berbagai gaya dekorasi dalam ruangan baik di rumah maupun kantor.
Namun, wadah berbahan kaca biasanya tidak memiliki lubang untuk mengalirkan air.
Karena itu, pastikan jika kita hanya menyiram tanaman tersebut dengan beberapa tetes air saja.
Air yang berlebih tanpa aliran keluar akan membuat tanaman membusuk dalam waktu singkat. Kekurangan lainnya dari pot ini adalah rawan pecah dan serpihannya bisa saja membahayakan. (kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Panduan Memilih Bahan Pot untuk Tanaman Sukulen dan Kaktus"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kaktus-mini-jadi-tanaman-yang-cocok-untuk-di-kamar-kos.jpg)