Breaking News:

Ramadan 1442 H

Bolehkan Melakukan Sholat Tarawih di Masjid, Tapi Witir di Rumah? Begini Hukum dan Penjelasannya

Para salaf mengerjakan sholat itu dengan memanjangkan bacaan. Kemudian mereka merasa berat, lalu mereka meringankan bacaan dan menambah rakaat...

MUHLIS/GRAFIS TRIBUN-TIMUR.COM
Ilustrasi__ Bolehkan Melakukan Sholat Tarawih di Masjid, Tapi Witir di Rumah? Begini Hukum dan Penjelasannya 

Bolehkan Melakukan Sholat Tarawih di Masjid, Tapi Witir di Rumah? Begini Hukum dan Penjelasannya

BANGKAPOS.COM -- Bolehkan melakukan shalat tarawih di masjid, tapi shalat witir di rumah?

Ya pertanyaan tersebut sering didapat ketika kita dapati jamaah melakukan salat Tarawih di masjid lalu salat Witir di rumah.

Terkait akan hal itu, menurut Ustad A Rahim Audah dalam konsultasi Ramadan di Banjarmasin Post (Grup Tribunnews.com/ bangkapos.com), shalat Tarawih adalah salat lail yang dikerjakan di bulan Ramadan.

Salat lail boleh dikerjakan mulai dari delapan rakaat dan seterusnya dengan tidak berbatas karena tidak ada hadits yang memberi batas, walaupun hadits yang daif.

Namun ibadah yang sesuai tuntunan Rasulullah yaitu salat lail tidak lebih dari 11 rakaat atau 13 rakaat dengan dua rakaat salat iftitah.

Kalau kita salat Tarawih delapan rakaat terus beriktikaf di masjid mungkin dengan dzikir atau baca alquran dan ketika imam shalat witir yang terakhir kita ikut witir tiga rakaat bersama imam itu juga lebih afdol.

Akan tetapi pernah di masa Umar RA, Utsman RA dan Ali RA dikerjakan 20 rakaat.

Jumhur fuqaha, baik dari golongan Hanafiyah, Syafi'iyah, Hanbaliyah dan Daud menetapkan demikian, yakni 20 rakaat.

Demikian pulalah pendapat Ats Tsaury, Ibnul Mubarak dan Asy Syafii.

Halaman
123
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved