Doa Iftitah Lengkap Bahasa Indonesia dan Arab Dengan Terjemahannya
Doa iftitah ini juga memiliki makna yang luar biasa sehingga sudah semestinya kita tidak melewatkan doa iftitah dalam sholat kita
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Penjelasan mengenai doa iftitah latin dan juga artinya dapat Anda jadikan sebagai wawasan dan juga tuntunan membaca doa iftitah dengan baik.
Berikut bacaan doa iftitah yang dikutip dari buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap Kementrian Agama:
Bacaan Latin:
Allahu Akbar, Kabiiraa Wal hamdu Lillahi Katsiiraa wa Subhaanallahi bukratan wa-Ashiila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharassamaawati wal ardha haniifan wa maa ana min al-musyrikin. Inna Shalaati wa Nusukii wa Mahyaaya wa Mamaati lillahi rabbi al-‘aalamin. Laa Syariika Lahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal-muslimiin.
Artinya :
"Allah Maha Besar lagi sempurna Kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya shalatku ibadahku, hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah, Tuhan Semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagi-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin."
Doa Iftitah Lainnya
Bacaan Latin :
ALLAHUMMA BAA-'ID BAINII WABAINA KHATHAA YAAYA KAMAA BAA-'ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIBI.
'ALLAHUMMA NAQQINII MIN KHATHAAYAAYA KAMAA YUNAQQATS TSAUBUL ABYADLU MINAD DANASI.
ALLAHUMMAGHSILNII MIN KHATAAYAAYA BILMAA-I WAS-TSALJI WALBARADI
Artinya :
"Ya Allah,-jauhkanlah dari pada kesalahan dan dosa sejauh antara jarak timur dan barat.
Ya Allah bersihkanlah aku dari segala kesalahan dan dosa bagaikan bersihnya kain putih dari kotoran.
Ya Allah, sucikanlah kesalahanku dengan air, dan air salju yang sejuk".
Penjelasan Ustadz Abdul Somad tentang doa Iftitah
Melansir TribunSumsel.com berjudul "Doa Iftitah Latin Beserta Arti Dibaca Setelah Takbiratul Ihram, Menurut Sunnah Rosul", Ustadz Abdul Somad dalam 77 Tanya Jawab Seputar Shalat mengatakan, menurut mazhab Maliki, makruh hukumnya membaca doa iftitah.
Orang yang melaksanakan shalat langsung bertakbir dan membaca al-Fatihah, berdasarkan riwayat Anas bin Malik, ia berkata:
“Rasulullah Saw, Abu Bakar dan Umar mengawali shalat dengan Alhamdulillahi Rabbil’alamin”. (HR. al-Bukhari dan Muslim).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/30092020_-doa-qunut.jpg)